Setiap hubungan cinta selalu diwarnai dengan perdebatan, dan salah satu sumbernya berasal dari rasa enggan untuk menerima kritik dari pasangan. Kalau pasangan adalah pihak yang selalu menerima kritik dan memberikan sikap nggak acuh atau malah marah, rasanya kita akan merasa kesal lalu menuduhnya sebagai laki-laki yang dewasa. Tapi sabar dulu, Bela. Bisa jadi, cara kitalah yang salah dalam menyampaikan pendapat.

Dilansir dari Bright Side, hubungan yang harmonis (baik percintaan, pertemanan, maupun keluarga) membutuhkan porsi yang tepat antara kritik dan pujian. Karena itu, para ahli melakukan berbagai riset untuk menemukan takaran yang pas dalam menyampaikan kedua hal itu. Namanya Losada ratio, adalah rasio positif dan negatif dalam hubungan. Perbandingan ini ditemukan oleh psikolog John Gottman setelah menganalisis lebih dari 3.000 pasangan menikah selama 40 tahun, ia bahkan mampu memperkirakan masa depan suatu hubungan.

Begini Cara Mudah Mengkritik Pasangan yang Baik Menurut Psikologwww.hdmoviesfree.co
 

Dewasa ini, psikolog Marcial Francisco Losada, menegaskan efisiensi terbesar perbandingan itu. Jadi, Bela, bayangkan hubungan itu seperti perahu layar. Pujian berupa angin yang mengembangkan layar dan kritik adalah kemudi perahu. Kalau kritik lebih besar daripada pujian, hubungan nggak akan berjalan ke mana pun yang diinginkan. Sebab, nggak ada angin yang mengembangkan layar perahu untuk mengarah maju. Di sisi lain, pujian yang terlalu besar dan menutupi semua kelemahan akan membuat hubungan nggak terkendali. Ibaratnya, perahu hanya akan berjalan tanpa tahu arah tujuannya.

Begini Cara Mudah Mengkritik Pasangan yang Baik Menurut Psikologwww.imdb.com
 

Losada ratio kira-kira sama dengan tiga pujian untuk satu kritik. Perbandingan ini adalah jumlah minimal yang dibutuhkan untuk mendapatkan keharmonisan dalam sebuah hubungan. Porsi maksimalnya adalah 7 pujian untuk 1 kritik. Jadi, perahu hubungan dapat berlayar dengan mantap dan terarah. Contoh kalimat sederhana yang bisa diungkapkan berbunyi: "Kamu kuat, baik, dan penuh perhatian. Tapi kadang-kadang suka keras kepala." Terdengar lebih baik, daripada hanya “Kamu keras kepala banget, sih!” Bukan begitu?

Kalau pasangan enggan menerima kritik darimu, mungkin selama ini kamu hanya mengeluhkan kekurangan dirinya dan jarang mengapresiasi semua kelebihannya. Jadi, hukumnya harus seimbang. Ingat Losada ratio, 3 pujian untuk 1 kritik.

BACA JUGA: Si Dia Akan Senang Hati Mendengarkan Kritik Kalau Kamu Melakukan 7 Hal Ini