Dibatas kota ini aku putuskan untuk merangkai kata dan menuliskan pengakuanku sambil ditemani hening malam di bawah sinar rembulan. Aku pikir, pengakuan ini dapat mewakili seluruh perasaanku  yang masih tersimpan dalam hati yang tak sempat aku ucapkan.

Rahasiaku

Akulah Pria yang Telah Menduakanmu

Ku harap kamu sanggup menerima kenyataan ini, cerita yang lama ku tutupi. Sayang  maafkan aku sejujurnya ada yang telah ku tutupi, sebenarnya aku telah menduakan mu. Bukan maksud hati ingin menyakiti mu. Namun apa daya aku telah jatuh didua hati, ada dirimu dan dia dalam hidupku yang tak bisa ku tolak. Maafkan aku sayang aku tak mungkin  memberikan seutuhnya cintaku pada mu, maaf jika kamu terluka.

Aku Tak Ingin Melukainya

Akulah Pria yang Telah Menduakanmu

Aku tak mungkin melukai dia, karena dialah wanita yang lebih dulu hadir dan mengisi hariku. Dan tanpa ku sangka kau pun hadir dalam hidupku, kau berikan segenap cinta mu padaku. Dan aku tak mungkin mendustai nuraniku. Maafkan aku pernah menjadikanmu yang kedua dalam hatiku. Maaf, kini  aku harus meninggalkan kamu karena aku memilih setia dengannya.

Melepasmu

Akulah Pria yang Telah Menduakanmu

Sampai jumpa kasih, aku tunggu kamu dalam balutan cerita bahagia bersama laki-laki lain yang sanggup memberimu kebahagiaan yang seutuhnya, meski aku dengannya tak terlalu cinta, tapi aku tak bisa melepaskannya, seribu kali maaf ku korbankan kamu.

 

credit photo: No Reservations Movie/Warner Bros. Pictures/www.imdb.com

BACA JUGA: Untukmu yang Mendua, Pahamilah Bahwa Aku Tahu Semuanya