Pusat Sains Antariksa LAPAN yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, mengumumkan bahwa Indonesia mendapat bagian untuk bisa menyaksikan gerhana bulan Penumbra, nih, Bela. Fenomena astronomi tersebut bisa kamu lihat pada Sabtu (6/6) dini hari, mulai pukul 00:45.

LAPAN menuliskan di akun instagramnya, bahwa puncak fenomena ini terjadi pada pukul 02:24 WIB pada jarak 369.005 kilometer dari pusat bumi dan berakhir pada pukul 04:04 pagi. Purnama yang juga memiliki nama lain Hot Moon ini, dapat disaksikan di sebagian besar Eropa, Afria, Asia, Australia dan Samudra Hindia. Sedangkan di Indonesia, dapat disaksikan dari arah Barat Daya, ya.

Gerhana bulan Penumbra sendiri terjadi ketika bulan melewati bayangan sebagian bumi, atau penumbra. Selama gerhana berlangsung, bulan akan terlihat sedikit lebih gelap dari biasanya. Hal ini juga menyusul dari fenomena perigee, yaitu ketika bulan berada di titik terdekat bumi pada 3 Juni kemarin. Pada tanggal 5 Juni, bulan akan terletak di belakang bumi bila dilihat dari matahari dan wajahnya akan sepenuhnya disinari cahaya matahari. Fase ini akan terjadi pada pukul 02:12.

Oleh suku asli Amerika, bulan purnama ini diberi nama Bulan Stroberi Penuh, karena mengisyaratkan sebagai puncak musim panen stroberi. Bulan ini juga dikenal sebagai Bulan Mawar Penuh dan Bulan Madu Penuh.

Saksikan Gerhana Bulan Penumbra pada 6 Juni 2020 Dini Hariindiatoday.com

Siapkan kopi dan camilan ya untuk menyaksikan gerhana bulan Penumbra, karena ini salah satu kegiatan menarik untuk mengisi akhir pekan kamu saat #DiRumahAja, nih, Bela.

Baca Juga: Amalan yang Dikerjakan Saat Gerhana Matahari

Baca Juga: Langka dan Aneh, Fenomena Musim Dingin di Finlandia Ramai di Internet

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Danau Michigan Berubah Menjadi Ladang Pecahan Kaca