Betapa mengejutkan ketika Popbela membaca caption unggahan Instagram milik Duffy. Sempat menghilang dalam waktu lama, penyanyi lagu “Mercy” tersebut ternyata mengalami kekerasan seksual yang sangat serius. Ia dibius, mengalami penyekapan dan pemerkosaan. Sekitar 18 ribu komentar membanjiri laman komentar Instagram miliknya, yang mengungkapkan perasaan hancur dan turut sedih setelah membaca curhatan perempuan 35 tahun itu.

Mengalami Kekerasan Seksual, Penyanyi Duffy Berani Speak Updailymail.co.uk

Menurut musisi yang pernah memenangkan Grammy Awards untuk Pop Vocal Album di tahun 2009 lalu, ia perlu waktu yang lama untuk memberanikan diri mengungkapkan kejadian yang menyakitkan dan menghancurkan dirinya tersebut. Bahkan ia tidak yakin apakah berbagi cerita merupakan keputusan yang tepat.

“Sejujurnya—dan percayalah, aku baik-baik saja dan sudah aman sekarang—aku diperkosa dan dibius dan disekap selama beberapa hari. Tentu saja (sekarang) aku sudah selamat. Pemulihannya memang butuh waktu. Tidak ada cara mudah untuk membicarakan hal ini. Tapi aku bisa katakan bahwa selama satu dekade terakhir, ribuan hari aku ingin merasakan cerahnya sinar matahari di hatiku, dan akhirnya sinar itu kembali,“ tulis perempuan bernama lengkap Aimee Anne Duffy tersebut.

Mengalami Kekerasan Seksual, Penyanyi Duffy Berani Speak Uprathergood.co.uk

Dukungan dari para selebriti dan musisi pun berdatangan di media sosial. Salah satunya, rapper Chika yang mengaku bahwa Duffy adalah musisi pertama yang berinvestasi untuk karier music Chika. “Dia yang membayar sesi studio pertama saya. Ia menemukan saya di Instagram di saat saya berada di titik terendah, dan saat itu juga ia adalah peri penyelamat saya,” begitu cuitannya di Twitter.

Penyanyi asal Welsh, Inggris ini nantinya akan memberikan detail lebih lanjut di minggu-minggu mendatang. Popbela sangat mengagumi keberanian Duffy dalam mengungkapkan masa lalunya yang pahit. Semoga ia selalu berada di lingkungan yang baik, penuh dukungan dan kasih sayang.

Baca Juga: 7 Kalimat yang Tidak Boleh Dikatakan Pada Korban Kekerasan Seksual