Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 15 Maret 2020, seorang warga negara Perancis berinisial GPF (72) ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor bebek di Jalan Imam Bonjol, Bali.

Warga sekitar mengira kalau pria tersebut mabuk dan kelelahan sehingga meminggirkan kendaraannya. Namun, tak lama setelah menepi, pria tersebut tak sadarkan diri dan diketahui meninggal dunia. Saat itu tak ada seorang pun warga yang berani menyentuh pria tersebut dan menunggu petugas medis datang ke lokasi kejadian.

Setelah melalui proses pemeriksaan medis, pria tersebut dinyatakan positif tertular COVID-19 dan bukan meninggal dunia karena minuman keras. Kabar ini disebutkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

WNA yang Meninggal di Atas Motor Ternyata Positif Corona!IDNTimes/Ayu Afria

Dewa Made Indra, juga membenarkan bahwa pasien COVID-19 WNA tersebut merupakan salah satu dari tiga pasien yang disebutkan Jubir Khusus Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, meninggal tanggal 15 Maret 2020 lalu.

Sampai tanggal 20 Maret 2020 lalu, jumlah pasien positif corona di Indonesia mencapai 369 orang, 17 orang dinyatakan sembuh dan 32 orang meninggal dunia.

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, lebih baik kita melakukan social distancing sampai batas waktu yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Jangan keluar rumah jika memang tidak ada keperluan mendesak, selalu mencuci tangan, makan makanan bergizi dan ditambah multivitamin.

Stay safe, Bela!

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dari artikel yang pernah tayang di laman IDNTimes.com dengan judul "[BREAKING] WNA yang Meninggal di Atas Motor Ternyata Positif COVID-19!" ditulis oleh Ayu Afria Ulita Ermalia

 

Baca Juga :

Menurut WHO, Ini 7 Cara Efektif Hindari Penyebaran Corona di Kantor 
Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Virus Corona  
Cegah Virus Corona, Ini 7 Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh 
Jangan Asal, Begini Tahapan Mencuci Tangan Yang Benar  
7 Cara yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mencegah Virus Corona