Kartu Pra Kerja merupakan salah satu dari program kartu sakti Jokowi, yang sering diunggulkan selama masa kampanye Pilpres 2019. Di tengah merebaknya wabah virus corona, angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) makin meningkat. Untuk menanganinya, Presiden Joko Widodo mempercepat perilisan kartu pada April mendatang.

Pendaftarannya nggak cuma melalui online saja, masyarakat juga bisa mendaftar melalui offline. Namun sayangnya, hanya terbatas di beberapa kota saja, yaitu Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

Syarat kartu Pra Kerja

Untuk dapat memiliki Kartu Pra Kerja, peserta harus berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang sekolah atau kuliah. Dari Korban PHK, buruh, atau lulusan SMA/SMK yang tidak sedang melanjutkan pendidikan pun boleh mendaftar. 

Nantinya, para peserta akan mengikuti pelatihan serta diberikan insentif selama pelatihan dengan besaran sesuai yang diberlakukan. 

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 Triliun

Demi terwujudnya kartu ini, pemerintah menganggarkan dana APBN sebesar Rp 10 triliun lho, Bela. Setiap peserta akan mendapat honor sebesar Rp 1 juta per orang, sudah naik dari yang dijanjikan presiden sebelumnya.  

Cara mendaftar kartu Pra Kerja secara online

Imbas Corona, Jokowi Mempercepat Perilisan Kartu Pra Kerja img.beritasatu.com

Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman https://prakerja.go.id/. Eits, tapi ingat, ya, pendaftaran ini mempunyai sistem seleksinya sendiri. Jadi nggak semua pendaftar bisa lolos dan mendapatkan kartu tersebut.

Semoga usaha pemerintah ini benar-benar tepat sasaran dan mampu membantu para pekerja. Tidak hanya yang terdampak wabah corona, namun juga orang-orang yang membutuhkan pelatihan untuk mendapat pekerjaan ya, Bela

Baca Juga: Makin Sukses menyambut 2020, Intip 10 Tips Karier Bagi Pekerja Baru