Berita mengejutkan datang dari penunjukkan Clare Waight Keller, yang baru keluar dari rumah mode Chloé, untuk menjabat sebagai creative director di Givenchy. Desainer asal Inggris ini akan mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Riccardo Tisci, yang Februari lalu baru saja meninggalkan Givenchy setelah menjabat selama 12 tahun.

Walau pengumuman bahagia ini diekspektasi keluar dari pihak LVMH, perusahaan yang menaungi rumah mode tersebut, nyatanya pernyataan ini disebarkan oleh Clare Waight Keller sendiri lewat sebuah posting foto pendiri Givenchy, Hubert de Givenchy pada akun Instagram-nya - dengan sebuah caption: "The journey begins". Sementara pihak Givenchy mem-posting foto Clare Waight Keller, hasil fotografi Steven Meisel.

Clare Waight Keller sendiri akan aktif bekerja pada bulan Mei mendatang.

Clare Waight Keller Resmi Menjadi Creative Director Di Givenchy

Sedikit informasi tentang rumah mode Givenchy, dimana banyak nama nama besar yang sempat bekerja di dalamnya, termasuk Alexander McQueen, John Galliano, Julien MacDonald, dan yang terlama menjabat sebagai creative director adalah Riccardo Tisci. Tisci sendiri berhasil membawa nafas modern dengan berbagai sentuhan budaya pop yang mampu diterjemahkan ke dalam busana-busana berkarater romantis nan edgy. Berdasarkan rumor, Tisci dikabarkan akan masuk ke rumah mode Versace.

Berbeda dengan Tisci, Clare Waight Keller memiliki pendekatan yang berbanding terbalik. Lewat koleksinya untuk Chloé, kita bisa melihat berbagai gaya bohemian yang dramatis.

Nah, dengan penunjukkan Clare Waight Keller di Givenchy, ini menambah deret nama creative director wanita yang ada di LVMH. Diantaranya Maria Grazia Chiuri di Dior, Phoebe Philo di Céline, Carol Lim di Kenzo, dan Silvia Venturini Fendi di Fendi. Dikabarkan juga Keller akan banyak membagi waktunya antara London dan Paris.

Clare Waight Keller Resmi Menjadi Creative Director Di Givenchy

Sumber foto: NYtimes / Wmagazine

BACA JUGA: Sedang Hamil Kembar, Penampilan Beyonce Kian Mewah!