Tahun ini industri fashion banyak mengalami kemajuan, terutama soal penggunaan bahan kulit eksotis yang kontroversial. Beberapa rumah mode besar sudah mengambil langkah untuk tidak memakai kulit eksotis untuk kepentingan penjualan. Termasuk diantaranya Burberry, DKNY, Versace dan yang terbaru Jean Paul Gaultier. Tapi hari ini, menurut laporan WWD, Chanel akhirnya ikut serta dalam gerakan ini.

"Untuk kedepannya kami tidak akan menggunakan kulit eksotis," jelas kutipan yang tertulis di WWD.

Chanel Tidak Akan Memakai Exotic Skin untuk Selamanya, Ini Alasannya!

Petinggi fashion di Chanel, Bruno Pavlovsky, mengungkapkan ini akan menyebabkan kepunahan terhadap hewan itu sendiri. Kulit eskotis termasuk diantaranya adalah buaya, kadal, ular, ikan pari dan bulu. Pihak Chanel akan berfokus memproduksi generasi baru untuk produk mewah dengan memakai berbagai bahan dan kulit saja.

Chanel Tidak Akan Memakai Exotic Skin untuk Selamanya, Ini Alasannya!

Berita ini dirilis bertepatan dengan koleksi Chanel Metiers d'Art yang akan dihelat di New York di Metropolitan Museum of Art pada Selasa ini. Ini menjadi koleksi pertama Karl Lagerfeld bersama Chanel yang akan diadakan di Manhattan.

Chanel Tidak Akan Memakai Exotic Skin untuk Selamanya, Ini Alasannya!

Baca Juga: 5 Hal Menarik dari Koleksi Chanel Spring 2019