Penyanyi Dorce Gamalama dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (16/2/2022) di RSPP Simprug, jam 7:30 WIB. Dorce diketahui meninggal setelah dirawat tiga minggu di rumah sakit akibat terpapar COVID-19.

Sepanjang hidupnya, Dorce telah menjadi sosok yang banyak dicintai masyarakat berkat talenta dan karyanya yang menghibur. Ia tak hanya merupakan penyanyi senior tapi juga presenter senior. Berikut perjalanan karier Dorce Gamalama hingga menghembuskan napas terakhirnya.

1. Pernah jualan koran saat masih kecil

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Dorce merupakan yatim piatu sejak kecil. Ia tinggal bersama dengan neneknya yang mengenalkannya dengan musik. Saat SD, penyanyi yang lahir dengan nama Dedi itu kerap menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers.

Tinggal bersama bibinya di Jakarta, Dorce merasakan bagaimana kerasnya hidup. Ia bahkan harus bekerja untuk bisa mendapatkan uang saku tambahan karena ia hidup menumpang dengan bibinya. Ia diketahui pernah berjualan koran, mencuci piring, hingga berjualan kue di usianya yang masih 7 tahun.

2. Ikut dalam kelompok tari waria

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Pada usia 7 tahun itu, ia mulai merasakan perubahan jati diri, di mana ia merasa bahwa ia adalah perempuan yang terjebak dalam tubuh laki-laki. Ia pun akhirnya kerap kali berdandan seperti seorang perempuan.

Saat SMP ia semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah dan lebih memusatkan perhatian pada bidang menyanyi. Ia sering membuat penampilannya semakin menarik di panggung, dengan melawak sambil berpura-pura menjadi perempuan.

Ia juga masuk dalam kelompok tari waria Fantastic Dolls. Ketika itulah ia mendapatkan nama panggilan dari Myrna pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls, yaitu Dorce Ashadi.

3. Semakin populer setelah jalani operasi ganti kelamin

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Nama Dorce Gamalama semakin populer saat ia berhasil melakukan operasi ganti kelamin pada tahun 1983 di Surabaya. Mendapat tentangan dari berbagai pihak dan diberitakan luas oleh media massa, hal itu justru membuat namanya semakin terkenal.

Ia mulai muncul di TVRI stasiun daerah Surabaya, lalu di TVRI pusat Jakarta dan diundang untuk tampil di berbagai kota di Indonesia. Tahun 1990, ia pindah kembali ke Jakarta karena belakangan tawaran paling banyak justru datang dari Jakarta.

4. Dapat tawaran 2 film sekaligus

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Dorce kemudian mendapat tawaran main film. Tanpa disadari, ia menandatangani kontrak di dua film sekaligus yang nyaris membuatnya masuk pengadilan. Kedua produser (Parkit Film dan Bola Dunia Film) bersedia diajak damai, sehingga bisa diselesaikan secara baik-baik.

Kedua perusahaan tersebut bekerja sama membuat dua film sekaligus dengan pemeran utamanya Dorce, yaitu Dorce Sok Akrab (1989) dan Dorce Ketemu Jodoh (1990). Ia kemudian bermain dalam 2 judul film lainnya Mas Suka Masukin Aja (2008) dan Hantu Biang Kerok (2009).

5. Masuk dapur rekaman Billboard

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Dorce juga masuk ke dapur rekaman Billboard dengan meluncurkan singel berjudul "Cintaku Kendor di Jalan", namun kurang laku di pasaran. Di dunia musik, Dorce merupakan seniman yang berbakat. Ia mampu menyanyikan berbagai lagu yang benar dalam berbagai irama, mulai dari jazz, cha-cha, rock, pop, dangdut, dan sebagainya.

Ia juga fasih membawakan lagu dalam berbagai bahasa asing, seperti Inggris, Tionghoa, Belanda, Jerman, Prancis, Arab, India, dan sebagainya. Meski bakatnya dalam bidang musik kuat, ia merasa lebih nyaman jika disebut sebagai penghibur dan bukan penyanyi.

6. Presenter yang disenangi publik

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Di layar kaca, Dorce semakin dikenal publik dan dicintai saat memandu acara bertajuk Dorce Show di Trans TV sejak Januari 2005. Dorce bahkan disebut sebagai Oprah Winfrey-nya Indonesia, berkat gaya dalam membawakan gelar wicara dengan sangat menarik.

Acara tersebut kemudian dihentikan penayangannya pada April 2009 dan diganti dengan D'Show. Sebelumnya, ia pernah pula menjadi pembawa acara Kencan di Indosiar bersama Eko Patrio sejak tahun 2002 hingga 2005.

7. Namanya tercatat dalam MURI

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ini Kenangan Perjalanan Kariernyainstagram.com/@dg_kcp

Sepanjang kariernya, berbagai prestasi telah diraih, antara lain berhasil masuk dalam daftar presenter papan atas Indonesia. Dorce bahkan mencatatkan namanya dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), karena berhasil meluncurkan sembilan album sekaligus hanya dalam waktu lima bulan sejak November 2005 hingga Maret 2006. Album yang melibatkan 74 artis itu, menempatkan Dorce masuk di posisi 1883 dalam daftar penerima penghargaan MURI.

8. Bekerja sebagai supir Raffi Ahmad

Beberapa waktu lalu ramai kontroversi saat Dorce mengatakan sedang melamar pekerjaan ke Raffi Ahmad. Ia bahkan mengunggah video di Instagramnya bahwa dirinya bekerja sebagai supir dari Raffi Ahmad.

Ini bukan karna dirinya bangkrut atau lainnya tapi karena diberitahu seseorang melalui mimpi kalau ia harus bekerja dengan Raffi Ahmad. Ia akhirnya menjadi supir Raffi Ahmad selama kurang lebih satu minggu dan setelah berhenti karena sudah menjalankan wangsit dan karena kondisi kesehatan tubuhnya.

9. Tetap berkarya walau kondisi kesehatan tak baik

https://www.youtube.com/embed/6gXAu2xd0R4

Di tengah kondisi kesehatan yang sedang tidak baik, Dorce masih terus berkarya menghasilkan beberapa lagu, baik yang dinyanyikan sendiri maupun dinyanyikan orang lain. Karya-karyanya dapat kamu nikmati di saluran YouTube Dorce TUBE.

Kini Bunda Dorce telah menghadap Sang Pencipta, meski demikian, karyanya tetap abadi dan terkenang bagi semua orang.

Baca Juga: Pernah Menikah dengan Pria, Ini Lika-liku Asmara Dorce Gamalama

Baca Juga: Dorce Diterima Kerja Sebagai Supir Raffi Ahmad, Ini 5 Faktanya

Baca Juga: Intip Potret Jadul Dorce Gamalama yang Kini Tinggal Kenangan