Berawal dari layanan ride hailing, Gojek telah menjadi platform teknologi yang bermanfaat untuk konsumen, mitra driver, dan mitra merchant. Pada senin kemarin (23/7/2019), Gojek resmi berganti logo (rebranding) tidak hanya logonya saja, namun tuilsannya sudah tidak menggunakan tanda hubung lagi. 

Logo ini bernama Solve, artinya bentuk semangat Gojek untuk menawarkan cara yang lebih mudah bagi para pengguna, pendapatan  yang lebih luas bagi mitra,  peluang bisnis bagi  para  merchant.

“Logo ini melambangkan satu tombol untuk semua. Di lain pihak, lingkaran di logo baru ini mewakili ekosistem Gojek yang semakin solid memberikan manfaat untuk semua. Logo baru jadi representasi bentuk semangat kami untuk selalu menawarkan cara pintar dalam mengatasi  tantangan yang dihadapi para pengguna untuk hidup yang lebih mudah bagi konsumen, untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi  para  merchant,  dan  masih  banyak  lagi. Dengan Gojek #PastiAdaJalan, itu intinya,” kata Founder dan CEO Gojek Grup Nadiem Makarim. 

Fakta Dibalik Logo Baru Gojekdoc.istimewa

Perubahan logo ini merupakan sejarah baru yang menandai perkembangan dan pencapaian Gojek dari layanan ride hailing, menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang menggerakkan orang, barang, dan uang.

“Pencapaian Gojek sejak aplikasi kami diluncurkan lima tahun lalu, merupakan bukti kepercayaan mitra, konsumen, partner bisnis, dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Kami tidak mungkin ada di sini tanpa dukungan jutaan mitra beserta keluarga mereka, sekaligus ratusan juta konsumen kami yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan (transaksi) sehari-hari kepada layanan di platform Gojek,” ujar Kevin Aluwi, Co-Founder Gojek.

Fakta Dibalik Logo Baru Gojekdoc.istimewa

Gojek yang dimulai dengan 20 pengemudi, kini telah bermitra lebih dari 2 juta pengemudi, 400 ribu mitra merchant dan 60 ribu penyedia jasa di Asia Tenggara.

“Pertumbuhan  Gojek  sangatlah  pesat  sejak aplikasi kami diluncurkan. Dari Juni 2016 hingga Juni 2019, jumlah transaksi yang diproses dalam platform kami melesat hingga 1.100%, atau 12 kali lipat. Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh peningkatan permintaan konsumen akan layanan terintegrasi dari Gojek,” kata Kevin. 

Dengan logo baru, Gojek akan terus berinovasi menghadirkan berbagai cara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dan terus memberikan dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat sekaligus membangun posisi Indonesia sebagai teknologi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Wow, Jaket Karya Desainer Internasional ini Mirip dengan Jaket Gojek