SEVENTEEN, salah satu grup besutan Pledis Entertainment baru saja melangsungkan comeback dengan mini album terbaru, Heng: garae pada tanggal 22 Juni 2020. Kabarnya, setelah album tersebut rilis, lagu "Left & Right" langsung berada di posisi teratas tangga lagu album iTunes di 27 negara termasuk Brasil, Jepang, Malaysia, Meksiko, Filipina, dan masih banyak negara lainnya. 

Selain menduduki posisi jawara, SEVENTEEN juga menyapu bersih berbagai tangga lagu online di Korea atau luar negeri dengan lagu terbaru mereka. Penjualan album S.Coups Cs pun terbilang fantastis, yaitu 1,06 juta album selama pre-order dan 500.000 keping album terjual selama dua hari menurut data Hanteo Chart

Biasanya, saat seorang idol merilis album, mereka akan gencar melakukan promosi di acara-acara musik Korea Selatan. Ada enam acara musik yang bakal dihadiri mulai dari Inkigayo (SBS) sampai Music Bank (KBS). Sayangnya, comeback SEVENTEEN kali ini tidak tampil di acara musik Music Core (MBC). Ada apa, ya? Inilah kronologi lengkapnya. 

1. Bermula dari perubahan jadwal akhir

SEVENTEEN Tidak Tampil di Music Core, Ada Apa dengan Big Hit dan MBC?Metro.co.uk/

Permasalahan antara Big Hit dan MBC bermula dari perubahan jadwal hadir grup RM Cs pada tahun 2019 silam. Biasanya, stasiun televisi mengadakan acara akhir tahun tak terkecuali MBC yang dikenal dengan acara Gayo Daejejeon-nya. 

Nah, MBC, Gayo Daejejeon mengundang sejumlah artis Kpop ternama untuk hadir dan mengisi acara. BTS termasuk salah satu grup yang diundang ke acara tersebut. Sayangnya, pelantun dari lagu "Boys With Luv" ft Halsey ini tidak dapat hadir karena jadwal yang bentrok. 

BTS telah lebih dulu memiliki jadwal di luar di luar negeri. Akhirnya, Big Hit dan BTS memutuskan kalau mereka tidak dapat hadir di acara MBC, Gayo Daejejeon namun tetap profesional tampil dalam acara Dick Clark’s New Years Rocking Eve 2019 di Times Square, New York, Amerika Serikat.  

2. Diduga melakukan aksi boikot terhadap artisnya

SEVENTEEN Tidak Tampil di Music Core, Ada Apa dengan Big Hit dan MBC?Kpophit.com

Usai keputusan yang diberikan oleh agensi, pihak MBC merasa kecewa atas ketidakhadiran grup papan atas tersebut. Menurut salah satu sumber dari MBC yang memberitahu OSEN kalau pihak stasiun televisi merasa di-anak tiri-kan karena BTS sebelumnya dapat hadir di acara musik akhir tahun lainnya, yaitu SBS dan KBS. 

Kekecewaan yang dirasakan oleh pihak MBC membawa dampak cukup besar ke grup besutan Big Hit Entertianment lainnya. Saat final line up MBC Gayo Daejejeon 2019 diungkap, nama TXT dan G-FRIEND yang semula dijadwalkan tampil dalam acara tersebut, malah tidak masuk dalam daftar artis yang tampil.

Seperti yang diketahui sebelumnya, TXT merupakan 'adik' dari grup BTS dan bernaung di agensi yang sama. Sementara, G-FRIEND baru saja diakuisisi oleh Big Hit pada bulan Juli 2019.Tak lama kemudian, berbagai rumor bermunculan di kalangan penggemar kalau pihak MBC sengaja melakukan boikot dengan mencoret nama TXT dan GFRIEND dari acara. 

Sempat beredar pula percakapan di beberapa staf MBC yang mengatakan "Sejak bulan Oktober, pihak agensi mengungkapkan kepada kami bahwa BTS tidak dapat hadir di acara akhir tahun. Namun, rasanya sulit bagi artis Big Hit lainnya untuk kembali tampil di MBC. Ini tentu bukan rahasia umum lagi di kalangan industri hiburan." Rumor aksi boikot dari MBC pun berkembang pesat hingga pihak stasiun televisi harus mengeluarkan statement bantahan mengenai tuduhan yang diarahkan kepada mereka. 

Tidak hanya dibuat absen dari acara akhir tahun, TXT juga tidak tampil di acara ISAC 2020 Chuseok, padahal 'adik' dari BTS ini merupakan langganan tampil di acara tersebut. Hal serupa juga dialami oleh GFRIEND yang terkena imbas akibat 'perang dingin' antara Big Hit dan MBC.  

3. Big Hit sebagai pemilik saham terbesar di Pledis

SEVENTEEN Tidak Tampil di Music Core, Ada Apa dengan Big Hit dan MBC?Wowkeren.com

Baru saja mengakuisisi Source Music Entertainment, Big Hit Entertainment kembali melirik bibit potensial dari grup S.Coups Cs. Alhasil, pada bulan Mei 2020, Big Hit mengumumkan kalau mereka telah melakukan akuisisi Pledis Entertainment, rumah dari SEVENTEEN, NU'EST, Nana After School, dan masih banyak musisi lainnya. 

Tidak hanya sekadar mengakuisisi, namun Big Hit juga menjadi pemegang saham tersebut di agensi tersebut, yang otomatis para artis besutan Pledis akan menerima dukungan penuh dari Big Hit, mulai dari promosi skala kecil sampai koneksi skala global. Mau tidak mau, beberapa aturan yang berlaku di kedua agensi mengalami penyesuaian seperti yang dialami oleh SEVENTEEN saat ini. 

4. Pledis mengonfirmasi absennya SEVENTEEN di program acara MBC

SEVENTEEN Tidak Tampil di Music Core, Ada Apa dengan Big Hit dan MBC?Berbagai sumber

Mengingat, Pledis dan Big Hit sudah menjadi 'satu rumah' maka Pledis pun harus menerima konflik yang terjadi dengan pihak stasiun televisi, MBC. Pada tanggal 19 Juni 2020, Pledis Entertainment secara resmi mengeluarkan statement kalau SEVENTEEN tidak akan melakukan promosi di program musik MBC, Music Core di comeback kali ini. 

Menariknya, agensi tidak menjelaskan secara rinci alasan absennya SEVENTEEN di acara tersebut. Menurut laporan media Korea, News1, beredar kabar kalau keputusan tersebut diambil karena konflik antara Big Hit dan MBC yang belum mereda juga. 

Meski nggak tampil di acara 'Music Core', tetap dukung SEVENTEEN, ya, Bela. Semoga 'perang dingin' di antara dua kubu segera padam, biar promosi masing-masing grup berjalan lancar. 

Baca Juga: Terlibat Skandal, 5 Leader Kpop Keluar demi Nama Baik Grup

Baca Juga: Hengkang dari Grup, 7 Fakta Youngmin eks AB6IX yang Terkena DUI

Baca Juga: Kisah BTS Akan Dituangkan ke Drama 'Blue Sky', Ini 7 Fakta Menariknya