Kabar mengejutkan datang dari dua anggota T-ARA, yakni Jiyeon dan Soyeon yang menjadi target ancaman pembunuhan. Parahnya, ancaman pembuhuhan tersebut dilakukan secara terbuka oleh seseorang tidak dikenal. 

Tampaknya ancaman pembunuhan itu tidak main-main, diketahui sang pelaku mengambil tindakan nekat ke rumah salah satu anggota T-ARA tersebut. Aksi teror ini memberi dampak cukup luar biasa buat Jiyeon dan Soyeon T-ARA. 

Lantas, ancaman pembunuhan apa yang dilakukan oleh sang pelaku? Bagaimana kondisi psikis dari Jiyeon dan Soyeon T-ARA saat ini? Simak fakta sebenarnya di sini, Bela.

1. Mencuat lewat postingan anonim

Jadi Target, 5 Fakta Ancaman Pembunuhan Jiyeon & Soyeon T-ARATwitter.com/jiyeonthailand

Baru saja terjadi, seorang warganet dengan akun anonim membuat serangkaian postingan mengerikan tentang ancaman pembunuhan terhadap Jiyeon T-ARA. Netizen yang diduga pelaku itu menyatakan bahwa ia adalah pengendali hidup dan keselamatan Jiyeon. 

Selain mengungkapkan keinginan untuk melakukan tindakan nekat ke Jiyeon, ia juga membeberkan kapan ancaman pembunuhan itu bakal dilakukan, ditambah dengan keterangan cuitan, "06.06.2021, 15:33 . Tick. Tock. Tick. Tock

Tak lupa, sosok anonim itu mengunggah foto Jiyeon dan menyebutkan kata darah di dalam postingannya. Karena mengandung unsur kejahatan, akun tersebut telah ditangguhkan, nggak lama usai postingan ancama pembunuhan ke Jiyeon merebak luas ke publik. 

2. Kondisi psikis Jiyeon & Soyeon terguncang

Jadi Target, 5 Fakta Ancaman Pembunuhan Jiyeon & Soyeon T-ARAPinterest.com

Tidak hanya Jiyeon, namun Soyeon T-ARA juga mendapat ancaman pembunuhan serupa dari seseorang tidak dikenal. Menyusul terjadinya ancaman pembunuhan, kondisi psikis Jiyeon dan Soyeon T-ARA pun mengalami guncangan hebat. 

Jiyeon sampai ketakutan berat, dan tidak bisa keluar dari kamar. Sementara, Soyeon juga dilanda ketakutan luar biasa dan syok atas apa yang terjadi. 

3. Agensi mengambil tindakan antisipasi

Jadi Target, 5 Fakta Ancaman Pembunuhan Jiyeon & Soyeon T-ARATiaradiadem.com

Demi melindungi keselamatan artis mereka, masing-masing agensi mengambil tindakan antisipasi dengan melaporkan aksi teror tersebut ke pihak kepolisian Korea Selatan. 

Park Partner selaku agensi yang menaungi Jiyeon T-ARA meminta agar polisi bisa mengambil tindakan hukum dan menyelidiki ancaman pembuhan yang diarahkan ke artis besutannya itu.

Hal yang sama juga dilakukan oleh agensi Soyeon yang menyerahkan kasus ancaman pembunuhan ini ke Kantor Polisi Gangnam, Seoul. Agensi Soyeon T-ARA berharap agar polisi pelaku teror bisa tertangkap. 

4. Pelaku masuk ke dalam rumah Soyeon

Jadi Target, 5 Fakta Ancaman Pembunuhan Jiyeon & Soyeon T-ARAPinterest.com

Sungguh di luar dugaan, pelaku yang mengirimkan serangkaian teror ke rumah Soyeon ternyata pernah masuk ke dalam rumah Soyeon. Tindakan nekat pelaku ini terungkap oleh seorang penulis lagu. 

Kabarnya, Soyeon telah diintimidasi oleh sang pelaku dengan meninggalkan pakaian dalam perempuan di rumahnya, disertai dengan tulisan ancaman akan dibunuh. 

5. Polisi ikut melakukan investigasi

Jadi Target, 5 Fakta Ancaman Pembunuhan Jiyeon & Soyeon T-ARAFanpop.com

Masuk laporan ancaman pembunuhan dari agensi Jiyeon dan Soyeon T-ARA, pihak kepolisian Korea Selatan langsung bergegas melakukan investigasi dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ada, seperti pakaian dalam yang ditinggalkan di rumah Soyeon T-ARA atau bukti cuitan ancaman kepada Jiyeon T-ARA.

Di tengah proses investigasi, masing-masing agensi berupaya untuk melindungi kehidupan pribadi Jiyeon dan Soyeon T-ARA dari sang pelaku teror. Serta, memastikan kondisi psikis Jiyeon dan Soyeon T-ARA dalam kondisi stabil. 

Semoga pelaku yang melakukan ancaman pembunuhan ke Jiyeon dan Soyeon T-ARA segera terungkap dan tertangkap. Sehingga, tidak menimbulkan keresahan publik. Mari doakan yang terbaik untuk Jiyoen dan Soyeon T-ARA saat ini, Bela. 

Baca Juga: Kencingi Bendera Amerika, Perempuan ini Jadi Target Pembunuhan!

Baca Juga: FaceApp Ancam ‘Privacy’ Pengguna, Haruskah Uninstall?

Baca Juga: Inilah 5 Mantan Idola Kpop yang Memilih Menjadi Orang Biasa, Kenapa?