Bekerja sebagai karyawan terkadang memang membosankan dan memiliki banyak keterbatasan. Lingkungan yang melibatkan banyak orang membuat kamu harus berinteraksi dengan rekan kerja, junior, dan atasan dengan sifat yang berbeda-beda. Bila memiliki bos yang seru dan berpikiran terbuka, kamu tentu akan banyak belajar dan merasa bersemangat untuk bekerja. Namun bila sial memiliki atasan yang menyebalkan dan seenaknya, kamu harus menahan sabar untuk terus bertahan. Nggak perlu menegurnya secara langsung yang justru dapat mengancam kariermu, biarkan lingkungan tahu siapa sebenarnya yang nggak bersikap profesional.

Temui dan Kenali lingkungan sekitar

 
Bela, kamu nggak bisa berlaku seenaknya bila belum menjadi sosok yang memiliki power di perusahaan. Pastikan kamu berkenalan dengan seluruh karyawan dari berbagai divisi untuk menjadi bagian anggota karyawan yang dikenal. Selain menambah relasi, kamu juga bisa mencari kesempatan untuk berpindah divisi dan terlepas dari bos saat ini. 

Inisiatif berbagi tugas antar divisi

 
Setiap perusahaan tentu memiliki proyek yang saling berhubungan antar divisi. Bila atasanmu nggak bisa menghargai pekerjaanmu, sekali-sekali coba saja bersukarela untuk membantu pekerjaan divisi lain setelah tugasmu selesai. Dengan memberi kontribusi yang berguna, karyawan lain atau bahkan manajer dari divisi lain bisa saja melihat dan menghargai hasil kerja kerasmu. Perusahaan tentu nggak mau menyia-nyiakan orang sepertimu bukan?

Buat kehadiranmu disadari lingkungan

 
Nggak hanya sebatas bertemu dengan orang lain, kamu juga perlu membuat kehadiranmu disadari oleh lingkungan di perusahaanmu. Semakin banyak rekan kerja yang mengenalmu, maka suara dan ide-ide yang kamu sampaikan akan lebih didengar dan dipertimbangkan. Selain menambah pengalaman, bersikap aktif dan inisiatif dapat membuat status pekerjaanmu semakin meningkat di hadapan perusahaan.

Selesaikan tugasmu dengan baik

 
Sebelum melakukan protes, sebaiknya evaluasi diri terlebih dahulu menjadi cara yang bijaksana. Apakah kamu sudah bertanggung jawab untuk menyelesaikan seluruh tugas? Jangan sampai kamu justru mendapat cap buruk dan dianggap menyalahkan orang lain atas kecerobohanmu ya, Bela. Membuktikan dengan prestasi pekerjaan merupakan cara balas dendam yang halus.

Jangan menjelekan atasanmu

 
Sebaik-baiknya pekerjaan yang kamu lakukan akan percuma bila kamu menjelek-jelekan atasanmu di hadapan karyawan lain. Bukannya mendapat respek, kamu justru dianggap iri dan berniat menjatuhkannya. Jangan bersikap seperti anak kecil Bela, biarkan lingkungan menilai kamu dan atasanmu apa adanya. Semakin banyak berkomunikasi, semua akan tahu kok sifat seseorang yang sebenarnya.

BACA JUGA: Tingkatkan keramahan di Kantor dengan 5 cara ini