Le Minerale bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK) mengadakan dialog lintas generasi bertajuk “Sejuk Bersama Untuk Lingkungan". Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, diskusi tersebut membahas manajemen lingkungan Indonesia selama 50 tahun terakhir serta strategi pelestarian lingkungan di masa depan, salah satunya adalah praktik ekonomi sirkular dan pemilihan plastik kemasan besar.

Indonesia berkomitmen untuk meratifikasi keputusan politik dan perjanjian internasional. Di tahun 2022, posisi Indonesia di G20 semakin kuat; isu lingkungan yang diangkat oleh Pemerintahan RI sejajar dengan hasil pertemuan pada G7. Diplomasi lingkungan melalui pengaturan norma yang kuat akan menjadi kekuatan Indonesia di dunia internasional. Namun, agar dapat menerapkan regulasi dan mencapai target-target lingkungan yang telah ditetapkan, masyarakat harus terus dilibatkan, karena hal ini bukan hanya urusan industri dan pebisnis," ungkap Agus Justianto, Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari (Dirjen PHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional

Le Minerale Gelar Dialog Lingkungan bersama PemerintahPexels/cottonbro

Salah satu upaya Le Minerale dalam menyelamatkan lingkungan adalah Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN). Langkah ini bermula dari dukungan Le MInerale terhadap Peraturan Menteri KLHK No. 75 tahun 2019, serta komitmen untuk menciptakan produk yang sehat, aman serta berperan menjaga lingkungan. GESN dimulai dengan kolaborasi antara Le Minerale dengan KLHK, ADUPI, IPI, dan hingga kini telah merambah hingga lebih dari 12 mitra atau stakeholder lainnya.

Sebagai produsen yang menggunakan plastik sebagai kemasan, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa sisa konsumsi produk kami terkelola dan tidak menumpuk di TPA, melainkan dapat menjadi bahan baku untuk produk yang bermanfaat,” tutur Direktur Le Minerale, Johan Muliawan.

Dalam diskusi ini, hadir pula Kepala Biro Humas KLHK RI Nunu Anugrah, Christine Halim Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), dan perwakilan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI). Selain itu, Raffi Ahmad, Bebi Romeo, Meisya Siregar, dan Nugie juga tampak terlibat.

Bukti nyata

Le Minerale Gelar Dialog Lingkungan bersama PemerintahPexels/Thirdman

GESN terbukti telah membantu mengurangi sampah di lingkungan hingga 6.300 ton dalam waktu 1 tahun. Hal ini dibarengi dengan upaya mengedukasi masyarakat Indonesia untuk bijak dalam mengelola plastik, yang meliputi memilah sampah, melakukan daur ulang, serta memilih kemasan plastik berukuran besar saat menggunakan plastik.

"Kami dari Le Minerale pun akan terus mendukung upaya ini, salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk mengumpulkan 10 botol plastik Le Minerale yang akan kami konversi menjadi penanaman satu bibit pohon pada Pekan Raya Jakarta mendatang. Le Minerale akan terus mencari peluang untuk berkontribusi positif dan berkembang tidak hanya untuk bisnis, tetapi untuk mendukung Indonesia yang sejuk dan lestari,” terang Corporate Sustainability Director PT Tirta Fresindo Jaya, Ronald Atmadja.

Baca Juga: Solusi Sampah Plastik, IKEA Rilis KÅSEBERGA yang Ramah Lingkungan

Baca Juga: Deretan Pohon Terbesar dan Tertua di Dunia

Baca Juga: Gawat, Industri Fashion Urutan Dua Jadi Perusak Lingkungan?