Kathryn Minshew, dia kelua dari pekerjaannya di usia 30 tahun dan memutuskan untuk membangun bisnisnya sendiri yang ia harapkan bisa membantu jutaan orang. Dengan dana pribadi, ia meluncurkan The Muse, salah satu situs konsultasi karir paling populer di dunia. Perkembangan situs yang muncul 2011 ini luar biasa, sudah jadi rekomendasi orang mencari pekerjaan, telah melayani lebih dari 50 juta pengguna dan bisa mendapatkan 5 juta pengguna baru tiap bulannya. Kathryn masuk dua kali di majalah Forbes dan jadi contributor tetap di Harvard Business Review – di mana ia membagikan ilmu sebagai CEO muda.


Menakjubkan bukan, Bela? Jadi pemimpin di usia muda dan bisa membantu banyak orang dari bisnisnya. Simak yuk beberapa pelajaran lain yang bisa dipetik dari kisah Kathryn Minshew!


Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia

Karena ia menciptakan salah satu situs yang paling dipercaya untuk meningkatkan karir, ia selalu menganggap bahwa pekerjaannya adalah membantu orang untuk menentukan jalan karir, membantu orang menemukan pekerjaan yang keren, dan bisa sukses dalam karirnya setelah perjalanan panjang.


“Saya dan sesama pendiri telah membesarkan perusahaan ini selama empat setengah tahun. Pekerjaan saya adalah untuk membangun tim The Muse, menentukan tujuan, menetapkan investor yang tepat, dan berkolaborasi dengan beberapa partner yang bisa membuat semua impian jadi nyata,” ujarnya.


Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia

Ternyata, bagian paling mengejutkan selama ia memimpin adalah mengukur perkembangan perusahaan – bisa sampai 10 kali dalam sehari. Paling mengagetkan adalah saat ia menyadari perkembangan karyawan, yang awalnya hanya ia dan para pendiri lain, kemudian berkembang jadi 12, 25, 65, dan kini hampir mencapai 90 orang dalam kurun waktu dua tahun.

Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia

Ups! CEO keren juga ternyata pernah punya pengalaman buruk saat wawancara kerja pertamanya. Katanya, ia mengenakan baju yang sangat tidak fashionable, berupa atasan dan bawahan yang kebesaran dua nomor karena dia pikir itulah baju yang pantas. Tapi, sebelum wawancara kerja itu, ia sempat diwawancarai untuk pekerjaan yang beragam mulai dari penjaga pantai, pelayan kafe, dan petugas keamanan museum.
 

Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia


Situs yang dipimpin Kathryn berisi berbagai bidang yang beririsan, mulai dari teknologi, HR, media, dan start up. Makanya ia selalu berusaha mempelajari berbagai strategi pengembangan industry yang berbeda-beda. Caranya, Kathryn ternyata rajin membaca surat kabar dan berlangganan newsletter dari beberapa situs yang bisa menunjang pengetahuannya.


“Pada dasarnya, saya membaca seperti orang gila. Saya juga bisa bisa menghadiri 5-10 acara teknologi, HR, media, atau perempuan setiap bulannya,” ujar Kathryn. Wow!


Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia

Ternyata, penyesalan yang dirasakan Kathryn adalah saat ia menunggu. Ia menunggu untuk tidak bertanya mengenai kenaikan investasi setelah mengerjakan proyek yang sangat sukses bersama timnya. Ia gugup, takut, dan tidak mau dianggap kapitalis oleh orang-orang. Padahal, ia dan timnya berhak mendapatkan kenaikan investasi itu.


Setelah tiga bulan, ia akhirnya memberanikan diri setelah mengalami proses gugup bukan main. Saat itu, kondisi investor sedang tidak baik dan permintaannya ditolak. Apa yang ia dapatkan dari kejadian tersebut? Ia jadi belajar bahwa penolakan membuatnya lebih kuat dan cepat mengambil keputusan kadang dibutuhkan untuk kebaikan bersama.


Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia

Intinya, ia menerapkan pola yang sama bagi siapapun yang akan bekerja di perusahaannya, mulai dari resepsionis hingga orang di level manager. Kualitas yang ia butuhkan adalah etos kerja yang kuat, bisa menyelesaikan masalah, punya semangat hidup, punya rasa memiliki terhadap perusahaan, dan rendah hati.

Pelajaran Karir yang Bisa Diambil dari Kisah CEO Situs Karir Top Dunia


Penasaran apa yang dikenakan CEO muda ini saat bekerja? Katanya, saat ia harus menghadiri rapat besar atau presentasi, ia biasa menggunakan rok kain berbahan jatuh dengan sentuhan kulit, atau atasan berbahan kain yang dipadukan dengan celana kulit atau jeans.


“Saya juga berpendapat bahwa saya cocok tampil dengan blazer atau jaket pas badan sehingga bisa langsung memunculkan citra keren,” kata Kathryn.
 

Itu dia beberapa poin yang bisa kamu ambil dari Kathryn Minshew, CEO muda yang kini tengah menikmati puncak karirnya. Bagaimana menurutmu, Bela?