Bulan Agustus memang bulan yang spesial. Ini karena setiap tanggal 17 Agustus kita memperingati Hari Kemerdekaan. Kalau kamu aktif bersosialisasi di lingkungan rumah, tentu bulan ini cukup sibuk.

Kesibukan untuk menyiapkan acara menyambut Hari Kemerdekaan memang panjang. Termasuk menyusun perlombaan dan malam kemerdekaan. Bicara soal lomba, setiap tahun kamu pasti akan merasa nostalgia dengan perlombaan ini.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Balapan menggunakan karung goni memang menjadi ciri khas acara 17 Agustus. Ikut lomba ini kamu tidak bisa berlari, tapi melompat. Setengah badan berada di dalam karung sambil berusaha mencapai garis finish bukan perkara gampang. Kamu harus tahan dengan debu dan menjaga diri agar tidak tersungkur karena buru-buru agar lekas sampai di garis akhir. Memang siapa yang cepat sampai di garis akhir ialah yang menang, tapi tanpa terjatuh sekali pun.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Lomba ini bisa dibilang lomba adu kekuatan. Tapi, membutuhkan kerjasama tim dan susunan kelompok agar bisa bekerja maksimal. Cara mainnya, ada dua tim yang berpatisipasi untuk menarik tali tambang. Saling menarik untuk mempertahankan posisi dan berusaha untuk menang. Tim yang berhasil menarik lawan dan melewati garis yang ditentukan, itulah yang menang. Tergolong lomba yang klasik, tapi masih banyak yang minat.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Masuk dalam tiga besar perlombaan yang wajib ada waktu acara 17 Agustus. Lomba ini seru karena dilakukan berkelompok untuk mengambil hadiah. Memanjat pohon yang dilumuri oli supaya licin memang tidak mudah, ditambah lagi harus menahan berat badan teman sekelompok. Yang membuat semakin meriah adalah ekspresi peserta lomba dan penonton. Jika gagal tidak sering untuk tertawa. Hadiah yang disediakan pun beragam, mulai dari peralatan rumah tangga hingga barang elektonik.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Hanya dengan sebuah kelereng yang ditaruh di sendok, lomba ini mengasyikkan. Sendok bukan dipegang oleh tangan, melainkan dijepit menggunakan bibir. Kamu pun harus konsentrasi agar kelereng tidak jatuh sampai garis akhir. Kalau jatuh sudah jelas kamu gugur. Yang menjadi tantangan adalah mencoba untuk cuek sebentar dengan lingkungan sekitar dan fokus pada kelereng. Ini karena sorakan penonton dan kelereng yang tidak bisa diam bisa mengecoh konsentrasi.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Merupakan salah satu permainan tradisional, pada saat 17 Agustus lomba ini jarang sekali terlihat. Bisa dibilang lomba ini menguji keseimbangan. Karena kamu akan berjalan di tongkat dengan pijakan yang cukup tinggi. Kalau belum pernah coba, perlu beberapa kali latihan. Sama seperti lomba balap lainnya, kamu hanya perlu menjadi yang tercepat tanpa terjatuh. Lomba ini dilakukan perorangan. Kamu pun harus melangkah dengan mantap agar tidak terjatuh.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Sama seperti tarik tambang, lomba ini membutuhkan kerjasama tim yang kompak. Ini karena kamu harus berjalan menuju garis akhir dengan memakai sandal panjang yang bisa muat 3 hingga 4 orang. Salah langkah saja kamu bisa jatuh dan gugur. Tidak jarang para peserta lomba masing-masing meneriakkan satu hingga dua kata agar langkah mereka sama. Butuh konsentrasi dan toleransi. Tidak fokus sedikit kamu bisa membuat diri sendiri dan teman satu tim terjatuh.

Nostalgia Lomba Khas 17-an yang Justru Bikin Kita Tertawa Saat Nonton

Lomba dan permainan seru yang bisa bikin wajah belepotan. Sudah bisa ditebak kalau kamu harus mengambil uang koin yang terpasang sebanyak mungkin dalam waktu yang ditentukan. Tantangannya, tempat koin tersebut dilumuri dengan cairan hitam, biasanya cokelat atau oli. Cara mengambilnya tidak dengan tangan, melainkan menggunakan mulut. Kamu pun sebisa mungkin menghindari cairan hitam menempel di mulut dan sekitarnya.

Ternyata, lomba-lomba seperti ini masih menarik minat orang dewasa. Hadiah bagi pemenang pun beragam sesuai dengan kategori umur.

BACA JUGA : Dari Terkaya hingga Termuda, Ini Serba-Serbi Unik Asian Games 2018