Berbeda budaya dan negara tentu saja berbeda kebiasaan. Yang sering kamu lakukan adalah membawa budaya tempat asalmu ke tempat baru karena kamu nggak mengetahuinya lebih dulu. Tentu saja ini membawa dampak membuat malu kalau kamu sampai ditegur. Pernah mengalami hal yang serupa? Jangan khawatir kamu bisa melaluinya dengan 3 cara ini.

Mengalami Culture Shock di Tempat Baru? Hadapi dengan 3 Cara Ini

Sadari terlebih dahulu letak kesalahanmu dalam memperlakukan orang lain. Memang pada awalnya kamu kurang menyadari sampai ketika teman baru menunjukkan sikap yang kurang nyaman. Namun, kalau sudah terlanjur, kamu bisa menanyakan kebiasaan-kebiasaan apa yang boleh atau tidak untuk dilakukan di sana. Awalnya memang malu, tapi lebih cepat kamu tahu semakin baik. Dan, memang ada baiknya kamu mencari tahu mengenai beberapa kebiasaan yang berbeda di tempat baru.

Mengalami Culture Shock di Tempat Baru? Hadapi dengan 3 Cara Ini

Setelah menyadari kesalahan yang terjadi tapi harus menghadapi orang yang sama memang ada rasa menyalahkan diri sendiri. Tidak perlu demikian, kamu harus bisa menenangkan dirimu terlebih dahulu. Setelah itu, segaralah meminta maaf kalau kamu menunjukkan sikap yang kurang pantas di depan mereka. Hindari untuk menjadi minder dalam bergaul setelahnya. Tetaplah menunjukkan sikap baik dan ramah kepada mereka. Pernah salah memperlakukan orang lain bukan berarti pergaulanmu terhenti.

Mengalami Culture Shock di Tempat Baru? Hadapi dengan 3 Cara Ini

Ini wajib kamu lakukan kalau sudah mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat baru. Melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kali memang fatal. Mereka bisa saja memberikanmu kesempatan kedua. Dan memaklumi karena kamu orang baru yang belum paham mengenai kebiasaan dan kebiasaan baru di tempat yang kamu tinggali atau kunjungi. Belajarlah dengan cepat mengenai hal ini agar kamu tidak terlalu fatal dalam menempatkan dirimu.

Berbuat salah itu wajar dan tidak perlu malu untuk berubah menjadi lebih baik di tempat baru.

 

BACA JUGA : Cara Meningkatkan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Generasi Millennials