Menjadi seorang komedian dan sutradara film memanglah tidak mudah. Dibutuhkan keterampilan dan tekad yang kuat agar bisa menghasilkan karya yang luar biasa. Tak hanya itu, perlu ketelitian dalam mempelajari dan memahami isi dari cerita yang dibuat.

Hal itu juga yang dialami oleh Ernest Prakasa, komika yang sekarang juga berprofesi sebagai sutradara film ini mengatakan kalau ide film yang dihasilkan olehnya sampai saat ini berawal dari setiap cerita keluarga pada umumnya. Ernest mengatakan banyak hal yang bisa diangkat dari cerita keluarga agar menjadi lebih baik lho, Bela.

Lucu dan Menyentil, Ernest Prakasa Bikin Film Terinspirasi dari Mana?instagram.com/ernestprakasa

Pria kelahiran Jakarta ini mengungkapkan perbedaan yang ia rasakan ketika menjadi komika dan sutradara film. Menurutnya, menjadi sutradara film dapat menjangkau orang yang lebih banyak. Dia juga bisa mempunyai kesempatan untuk hal-hal yang baik. Menurut Ernest, membuat film itu adalah kesempatan untuk memberikan karya ke masyarakat luas.

Berbeda dengan sutradara film, Ernest mengungkapkan kalau ia hanya bisa menjangkau beberapa ribu orang ketika di Stand Up Comedy. Ernest hanya menulis materi yang ingin disampaikan kepada orang banyak, kemudian ia tampil sendiri tanpa ada orang di belakangnya. Namun, sampai saat ini Ernest mengaku kalau dirinya masih menjalankan Stand Up Comedy.

Lucu dan Menyentil, Ernest Prakasa Bikin Film Terinspirasi dari Mana?instagram.com/ernestprakasa

Tak hanya perbedaan yang diungkapkan, tapi Ernest juga mengungkapkan persamaannya Stand Up Comedy dengan menjadi sutradara film. “Kesamaannya menurut gue, basic-nya harus dimulai dari kejujuran. Kayak stand up tuh kita mau ngomongin apa sih, hal-hal yang meresahkan buat kita. Di film itu juga kita ngomongin soal isu-isu yang meresahkan buat kita," ujarnya kepada Popbela saat melakukan media visit promo film terbarunya, Milly dan Mamet.

Lucu dan Menyentil, Ernest Prakasa Bikin Film Terinspirasi dari Mana?instagram.com/ernestprakasa

Nggak hanya itu, alasan lain yang ia ungkapkan ketika ditanya mengapa ia memilih mengangkat hal-hal yang berhubungan dengan keluarga adalah karena di keluarga ada banyak hal menarik, seperti bagaimana orangtua menghabiskan waktu sama anak, persaingan kakak-adik dan lain-lain. Tapi, Ernest mengatakan kalau untuk ke depannya masih ada cerita yang masih diangkat dari keluarga. Kalau sudah bosan, dirinya pasti akan membuat film dengan topik lain.

Kamu sudah tahu nih, pengalaman menjadi sutradara dari Ernest Prakasa. Tertarik untuk menjadi sutradara film juga nggak nih, Bela?

Baca Juga: Lewat Buku, Meira Anastasia Curhat Rasanya Jadi Istri Ernest Prakasa