Menjalani kehidupan sebagai publik figur tentu bukanlah hal yang mudah. Seorang publik figur harus menjadi contoh bagi masyarakat khususnya untuk para penggemarnya. Saat ini banyak publik figur yang ingin terkenal namun karena sensasi. Namun, nggak semua publik figur seperti itu lho. Dari sekian banyaknya artis yang berprestasi, Maudy Ayunda adalah salah satunya. Nah, berikut ini enam fakta tentang Maudy Ayunda yang perlu kita tiru!

1. Meninggalkan karier demi berkuliah

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/maudyayunda

Aktris kelahiran 19 Desember 1994 ini sempat meninggalkan dunia hiburan demi berkuliah di Oxford University, Inggris. Ia menyelesaikan kuliahnya tepat waktu di jurusan Politics, Philosophy and Economics (PPE) dan mendapatkan gelar Bachelor of Arts. Tak hanya itu, ia juga menjadi orang Indonesia pertama yang lulus pada jurusan tersebut. Kelulusannya pun sempat disiarkan secara live di laman website resmi kampusnya yang berjudul “Oxford University Events”.

2. Mandiri di luar negeri

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/maudyayunda

Karena studinya bertempat di Inggris tentunya menjadi salah satu alasan Maudy harus berpindah tempat tinggal demi mengejar impiannya. Selama di Inggris, pemain film Perahu Kertas tersebut dituntut untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berani di luar negeri. Kehidupannya selama di Inggris bertolak belakang dengan di tanah air, ia pun harus melakukan segala keperluan tanpa dibantu siapa pun seperti memasak sendiri, menyuci baju sendiri, bahkan saat berkuliah ia rela menaiki sepeda untuk menuju ke kampus.

3. Pernah menjadi pembicara di forum global

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/maudyayunda

Di tahun 2015, Maudy dipercaya menjadi pembicara muda di forum global bertajuk The Regional Conference Evaluate the Millenium Development Goals and Looks to Creating a Foundation for the Post 2015 yang digelar di Nusa Dua, Bali. Tak hanya itu, di tahun tersebut ia berbicara di hadapan Presiden RI yang menjabat yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

4. Liburan diisi dengan hal bermanfaat

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/maudyayunda

Ketika libur kuliah selama beberapa bulan, Maudy memanfaatkan waktu liburannya untuk kembali ke dunia hiburan. Maudy mengakui kalau saat ia pulang ke Indonesia, banyak project terbaru menghampirinya seperti ia merilis single berjudul ‘Jakarta Ramai’ beberapa waktu lalu.

5. Aktif berorganisasi

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/maudyayunda

Ketika masih bersekolah di British International School, Maudy pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Tak berhenti sampai situ, ketika berkuliah di Oxford University, Maudy juga menjabat sebagai Head of Speakers di organisasi Oxford Economics Society.

6. Melakukan kegiatan amal

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruhttps://www.instagram.com/p/Bnn2RxCnaUA/?utm_source=ig_web_copy_link

Di tahun 2005 lalu, Maudy pernah menulis buku pertamanya yang berjudul “A Forest of Fables”. Dari hasil penjualan buku tersebut, Maudy menyumbangkannya untuk korban Tsunami Aceh. Kegiatan amal yang dilakukan Maudy ini mengajarkan kita agar peduli kepada sesama, tidak peduli berapa besar yang kita berikan namun dari hati yang ikhlas pasti akan berdampak positif untuk orang lain.

Ini 6 Fakta Maudy Ayunda yang Perlu Kita Tiruinstagram.com/indonesia.millenial.summit

Meneladani beragam macam fakta tentang Maudy Ayunda, tentunya kita ingin bertanya banyak hal rahasia dibalik kesuksesan yang telah dicapai oleh Maudy Ayunda, bukan? Kamu bisa bertemu lho dan mengikuti talkshow langsung bersama Maudy Ayunda di Indonesia Millenial Summit by IDNTimes yang akan diselenggarakan pada 19 Januari 2019 di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta. Sebanyak lebih dari 50 tokoh ternama akan hadir pada perhelatan tersebut, termasuk Maudy Ayunda. Untuk info lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi website IMS.idntimes.com atau di akun Instagram @indonesia.millenial.summit. See you there!

Baca Juga: Diproduseri Manoj Punjabi, 6 Film Indonesia Viral Pada Masanya