Tumbuh sebagai seorang perempuan dewasa dengan berat badan di bawah rata-rata, membuat Eva Celia tidak lepas dari cibiran orang, terutama karena statusnya sebagai selebritas. Putri dari Sophia Latjuba ini mengaku sejak kecil ia seringkali menjadi korban body shaming karena tubuhnya yang kurus dan kecil. 

Beberapa waktu lalu, ia memberanikan diri untuk buka suara melalui unggahan Insta Story-nya mengenai permasalahan body shaming yang secara nggak langsung melukai perasaannya dan banyak orang di luar sana.  Hal-hal yang diperjuangkan mahasiswi yang pernah mengenyam pendidikan di Amerika ini antara lain sebagai berikut, Bela.

Definisi cantik itu relatif

Eva Celia Perjuangkan Dirinya Setelah Jadi Korban Body Shaminginstagram.com/evacelia

Standar kecantikan orang-orang itu berbeda bahkan untuk lawan jenis, cantik tidak hanya sekedar memiiki berat badan ideal, kulit putih dan mulus dan rambut lurus panjang. 

Eva Celia berusaha untuk tidak terpaku pada satu standar kecantikan seperti yang ditulisnya dalam unggahan Insta Story-nya yang mengungkapkan kalau ia tidak ingin membiarkan media sosial mengguruinya tentang definisi atraktif dan jelek yang berkembang di lingkungan kita saat ini.

Nah, cantik itu relatif ya Bela. Jangan merasa rendah diri karena kamu tidak kekurangan satu hal di lain pihak kamu harus lebih banyak bersyukur.

Kita tidak akan bisa memenuhi ekspektasi banyak orang

Eva Celia Perjuangkan Dirinya Setelah Jadi Korban Body Shaminginstagram.com/evacelia

Perlu kamu sadari kalau kamu tidak akan bisa memenuhi harapan banyak orang dan ini juga yang diakui Eva Celia dalam unggahannya. Ia mengatakan kalau ia tahu ia tidak akan bisa cukup bagus bagi beberapa orang dan ia bisa menerima itu sepenuhnya.

Maka dari itu pahami lah diri kamu sendiri dan sadarilah hidupmu tidak hanya sekedar tuntutan. Kamu hanya perlu membahagiakan diri kamu dulu, baru setelah itu kamu membahagiakan orang di sekitar kamu dan masyarakat banyak.

Selalu menebarkan pesan positif

Eva Celia Perjuangkan Dirinya Setelah Jadi Korban Body Shaminginstagram.com/evacelia

Perempuan berusia 25 tahun ini pun mengatakan kalau ia biasanya menghapus komentar tentang body shaming karena ia ingin media sosialnya menjadi media yang menyebarkan hal-hal positif dan informasi yang berguna yang bisa membantu orang lain untuk peduli pada dirinya sendiri. 

Komentar merendahkan penampilan seseorang dianggapnya sebagai ujaran negatif yang bisa mendoktrin pikiran seseorang tentang standard hidup seseorang. Maka dari itu, dimulai dari media sosialnya ia ingin mengajarkan banyak orang untuk berusaha menilai sesuatu yang baik dari setiap fenomena.

Jangan menghakimi orang terlebih dahulu

Eva Celia Perjuangkan Dirinya Setelah Jadi Korban Body Shaminginstagram.com/evacelia

Eva Celia dalam unggahan Insta Story-nya juga mengatakan kalau komentar mengenai perubahan bentuk badan sebenarnya sangatlah kasar namun hal ini seringkali dianggap basa-basi di lingkungan sekitar kita.

Tanpa kita sadari komentar seperti itu sangat menyakiti banyak orang, karena beberapa orang tidak tahu perjuangannya untuk sekedar menurunkan atau menaikkan berat badan. Eva pun mengaku kalau setelah beralih menjadi seorang vegetarian, semakin susah untuknya menaikkan berat badan, sayangnya tidak banyak orang yang tahu tentang perjuangannya dari dulu untuk menaikkan berat badannya dan menjadi bugar.

 

BACA JUGA: Eva Celia: "Ciptakan Lirik Bahasa Indonesia itu Tantangan Banget"