Kabar novel Bumi Manusia akan diangkat ke layar lebar memang sudah beredar sejak tahun 2018 lalu. Para pemerannya pun sudah diumumkan dan bahkan proses syuting sudah dimulai. Dalam film ini Iqbaal Ramadhan dipercaya untuk memerankan tokoh Minke, pelajar dari Tanah Jawa yang menimba ilmu di sekolah Belanda.

Meski dari segi usia Iqbaal dan Minke tidak berbeda jauh, perbedaan latar waktu dan budaya menjadi tantangan besar bagi Iqbaal saat memerankan tokoh ini. Ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Iqbaal bercerita tentang bagaimana serunya proses syuting dan tantangan yang dihadapinya. Simak yuk!

Makan di Lantai dan Cuci Baju Sendiri Demi Dalami Sosok Minke

Iqbaal Rela Makan di Lantai Demi Perankan Karakter Minke Bumi ManusiaPopbela.com/Niken Ari

Perbedaan zaman dan budaya menjadi tantangan terbesar Iqbaal saat memerankan Minke. Terlebih Minke merupakan karakter kuat yang pernah diciptakan oleh Pramoedya Ananta Toer. Untuk memperdalam karakter Minke, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Iqbaal. Salah satunya makan di lantai.

"Tantangan yang paling sulit adalah karena perbedaan waktu yang jauh. Saat pertama kali saya kenalan sama tokoh Minke, aku hanya dikasih tahu kalau aku ini Minke, aku minoritas tapi punya rasa nasionalisme yang tinggi dan ingin mandiri. Karena preferensi yang sesimpel itu, Mas Hanung minta aku untuk baca buku Multatuli karya Max Havelaar supaya bisa mengerti cara pikirannya Eyang Pram. Aku juga diminta untuk makan di lantai, cuci baju, dan ngepel lantai sendiri supaya merasakan bagaimana rasanya jadi pembantu di rumah sendiri. Dari situ ya aku sangat bersyukur bisa hidup di masa saat ini karena semua sudah enak. Ternyata untuk mendapat semua ini gak gampang ya," jelas Iqbaal.

Minke dan Iqbaal, Sama-Sama Minoritas

Iqbaal Rela Makan di Lantai Demi Perankan Karakter Minke Bumi Manusiainstagram.com/film.bumimanusia

Meski Minke merupakan sosok dengan karakter kuat, namun ternyata ada lho persamaan mendasar antara Iqbaal dengan Minke, yakni sama-sama pernah tinggal di suatu tempat sebagai minoritas. Hanung Bramantyo, sutradara Bumi Manusia membenarkan hal tersebut.

"Minke kan sosok minoritas yang sekolah di sekolah Belanda yang ingin mandiri dan menganggap semua manusia itu sama. Sebenarnya apa yang Minke alami ini, pernah juga Iqbaal alami. Iqbaal sama Minke sama-sama sekolah di mana ia menjadi minoritas di sana. Tapi meskipun minoritas, Iqbaal nggak pernah merasa minder atau bagaimana. Ia justru jadi mandiri dan kuat," jelas Hanung.

Iqbaal Tepis Keraguan Penonton dengan Kerja Keras

Iqbaal Rela Makan di Lantai Demi Perankan Karakter Minke Bumi ManusiaInstagram.com/film.bumimanusia

Iqbaal yang sebelumnya dikenal sebagai penyanyi salah satu boyband memang melekat kuat sebagai sosok Dilan. Hal ini pula yang diragukan oleh banyak pihak, apakah ia bisa memerankan tokoh Minke atau tidak. Menjawab keraguan ini, Iqbaal menepisnya dengan berusaha dan memberikan semuanya sebaik mungkin.

"Rasanya semua yang membuat film ini sudah aware dengan apa yang akan terjadi. Aku juga aware sekali kalau aku akan diragukan, akan lekat dengan sosok Dilan. Aku nggak menyalahkan orang yang kenal aku sebagai sosok Dilan. Karena aku juga lama nggak muncul, muncul lagi sebagai Dilan dan seolah Dilan itu jadi brand new saya. Aku juga nggak mau selamanya dibilang Dilan atau diragukan ketika memerankan suatu tokoh. Di situ kemampuan aktingku diuji. Kalau ada yang bertanya, apakah aku memenuhi ekspektasi? aku nggak tahu. Aku hanya berusaha menjadi Minke sebaik mungkin. Aku usaha banget. Apakah aku bisa bagus atau bagaimana, sepenuhnya aku serahkan kepada penonton aku hanya berusaha berakting sebaik mungkin," tutup Iqbaal.

Baca Juga: Novel Bumi Manusia Difilmkan, Netizen Geram Film Ini Dibintangi Iqbaal