Setelah merayakan Idul Adha dengan salat eid dan menyembelih hewan kurban, umat Islam akan memasuki Hari Tasyrik. Hari Tasyrik jatuh pada satu hari setelah perayaan Idul Adha dan berlangsung selama tiga hari. 

Apa makna dan keutamaan Hari Tasyrik ini, Bela? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Makna Hari Tasyrik bagi umat Islam

Hari Tasyrik Idul Adha, Ini Makna dan KeutamaannyaUnsplash.com/Ekrem Osmanoglu

Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari ini, umat Islam yang sedang menjalankan ibadah haji sedang melakukan prosesi lempar jumroh di Mina. Makna dari prosesi ini adalah sebagai tanda penghambaan dan ketaatan umat Islam kepada Allah SWT.

Pada Hari Tasyrik pula, bagi mereka yang tidak menjalankan ibadah umroh, maka disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban. Hal ini menjadi sunnah karena berkurban hanya diperuntukan bagi mereka yang telah tercukupkan secara materi. 

Amalan yang dapat kita kerjakan di Hari Tasyrik

Hari Tasyrik Idul Adha, Ini Makna dan KeutamaannyaUnsplash.com/Adli Wahid

Meskipun kita dilarang berpuasa di Hari Tasyrik, namun masih banyak amalan yang dapat kita kerjakan di hari tersebut. Selain sunnah, amalan-amalan ini tentu mendapat balasan pahala dari Allah SWT. Apa saja amalan tersebut? Simak penjelasan singkatnya berikut ini.

1. Memperbanyak zikir

Saat Hari Tasyrik, kita disunnahkan untuk memperbanyak zikir. Anjuran ini sudah tertulis dalam Surat Al-Baqarah ayat 203 yang berbunyi sebagai berikut.

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

Artinya: “Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.” (QS. Al Baqarah: 203)

Dalam surat tersebut, menunjuk pada anjuran melakukan zikir pada Hari Tasyrik. Melansir dari Rumaysho, zikir di Hari Tasyrik ada beberapa macam. Yaitu dapat kamu lihat penjelasannya sebagai berikut.

1. Zikir selepas salat wajib

Zikir yang sangat dianjurkan adalah zikir pasca salat wajib. Berikan waktu 10-15 menit untuk menyebut asma Allah SWT selepas salat wajib sambil menyebutkan doa-doa dan keinginan kita.

2. Zikir saat menyembelih hewan kurban

Pada Hari Tasyrik, merupakan waktu yang dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban. Saat menyembelih, bacakan bacaan tasmiyah (bismillah) dan takbir. 

3. Zikir saat makan dan minum

Anjuran ini dapat kita lakukan sebelum makan dan sesudah makan. Sebelum makan, kita dianjurkan membaca basmallah dan mengakhirinya dengan mengucapkan alhamdulillah. Dengan menyebutkan dua hal tersebut, sudah terhitung dengan berzikir.

4. Zikir saat melempar jumroh

Saat melempar jumroh, kita juga dianjurkan untuk berzikir. Namun, amalan ini hanya dikhususkan bagi mereka yang tengah menunaikan ibadah haji.

5. Zikir saat waktu senggang

Terakhir, kita bisa memperbanyak zikir di waktu kapan saja selama Hari Tasyrik. Bisa juga kita menyibukan diri dengan berzikir di sela-sela waktu sibuk atau saat waktu senggang.

2. Menyembelih hewan kurban

Berkurban ternyata tidak hanya dapat dilakukan saat Idul Adha saja. Kamu juga dapat menyembelih hewan kurban pada Hari Tasyrik. Berkurban merupakan salah satu ibadah yang mampu mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Namun, ibadah ini dianjurkan bagi mereka yang mampu dan secara ekonomi sudah tercukupi. Jika kita masih belum mampu secara ekonomi untuk berkurban, tak ada salahnya untuk menabung agar segera dimampukan untuk berkurban.

3. Memperbanyak doa dan bersyukur

Saat Hari Tasyrik, dianjurkan pula untuk memperbanyak doa dan bersyukur kepada Allah SWT. Hal ini tertuang dalam Surat Al-Baqarah ayat 200-201 yang berbunyi sebagai berikut.

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].” (QS. Al Baqarah: 200-201)

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca di Hari Tasyrik adalah doa sapu jagad. Doa tersebut tercantum dalam Surat Al-BAqarah ayat 201 yang bunyinya sebagai berikut.

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar.”

Artinya: "Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka"

Anas Bin Malik mengatakan Rasulullah sering membaca doa sapu jagad ini di Hari Tasyrik. Hal ini sesuai dengan hadis yang berbunyi sebagai berikut.

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ »

Artinya: “Do’a yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].

4. Makan dan minum di Hari Tasyrik

Saat Hari Tasyrik, kita sangat dianjurkan untuk menikmati makan dan minum. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi sebagai berikut.

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari-hari tasyriq adalah hari menikmati makanan dan minuman.”

Dalam lafazh lainnya, beliau bersabda:

وَأَيَّامُ مِنًى أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari Mina (hari tasyriq) adalah hari menikmati makanan dan minuman.”

Maka dari itu, di Hari Tasyrik, kita dilarang berpuasa dan dianjurkan untuk menikmati makanan. Namun ingat, ya, untuk tidak makan dan minum yang terlalu berlebihan.

Hukum puasa di Hari Tasyrik

Hari Tasyrik Idul Adha, Ini Makna dan KeutamaannyaUnsplash.com/Christopher Jolly

Saat Hari Tasyrik, umat Islam dilarang untuk menunaikan ibadah puasa apapun. Baik itu puasa Senin-Kamis, puasa Daud, hingga puasa ayyamul bidh (puasa pertengahan bulan). Hal ini sudah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadis berikut.

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

Oleh karena itu, nikmati Hari Tasyrik dengan mensyukuri rezeki dari Allah SWT berupa makanan dan minuman yang ada di rumah. Jika kamu ingin berpuasa sunnah, kamu bisa melakukannya setelah tanggal 13 Dzulhijjah atau mulai dari tanggal 14 Dzulhijjah dan seterusnya.

Keutamaan Hari Tasyrik

Hari Tasyrik Idul Adha, Ini Makna dan KeutamaannyaUnsplash.com/Hardiman Hardiman

Hari Tasyrik merupakan salah satu hari raya bagi Umat Islam. Hal ini tercantum dalam hadis berikut.

يَوْمُ عَرَفَةَ وَيَوْمُ النَّحْرِ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الإِسْلاَمِ وَهِىَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari Arofah, hari Idul Adha dan hari-hari Tasyriq adalah ‘ied kami -kaum muslimin-. Hari tersebut (Idul Adha dan hari Tasyriq) adalah hari menyantap makan dan minum.”

Maka dari itu, Hari Tasyrik juga memiliki beberapa keutamaan yang sayang jika kita melewatkannya dan tidak mengisinya dengan memperbanyak amalan. Apa saja keutamaan Hari Tasyrik? Simak berikut ini.

1. Hari yang agung

Hari Tasyrik merupakan hari yang agung. Hari Tasyrik merupakan hari yang istimewa karena Allah SWT menurunkan berkahnya yang banyak pada hari tersebut. Hal ini sesuai dengan hadis yang artinya sebagai berikut:

“Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari kurban (Idul Adha), kemudian hari al-qarr.” (HR. Abu Daud 1765, Ibnu Khuzaimah 2866, dan disahihkan Al-Albani. Al-A’dzami mengatakan di dalam Ta’liq Shahih Ibn Khuzaimah bahwa sanadnya sahih)

2. Hari yang tepat untuk memohon keselamatan dunia dan akhirat

Pada Hari Tasyrik, merupakan hari yang tepat untuk memohon keselamatan dunia dan akhirat. Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan berdoa. Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada Hari Tasyrik adalah doa sapu jagad yang Insya Allah dapat menolong kita di dunia dan di akhirat kelak.

3. Dikabulkannya segala doa dan harapan

Keutamaan lain dari Hari Tasyrik adalah Allah SWT mengabulkan segala doa, permohonan, dan harapan umat-Nya. Maka dari itu, sungguh merugi bagi kita yang tidak memperbanyak doa di Hari Tasyrik ini.

Itu tadi penjelasan mengenai makna, amalan, dan keutamaan di Hari Tasyrik. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang selalu ingat kepada Allah SWT.

Baca Juga: 15 Ucapan Hari Raya Idul Adha 2021 Lengkap dengan Gambar

Baca Juga: 10 Meme Kocak Perasaan Sapi Saat Jadi Kurban di Hari Idul Adha

Baca Juga: Siapa Saja yang Wajib Berkurban Saat Idul Adha? Ini Penjelasannya