Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa musim haji 2019 akan dimulai pada 6 Juli 2019 dan berakhir pada 16 September 2019. Selain persiapan spiritual dan fisik yang diperlukan untuk ibadah haji, ada banyak hal lain terkait perjalanan yang perlu disiapkan oleh para jemaah sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

Salah satunya adalah kemampuan untuk bertransaksi dengan aman dan nyaman sesuai dengan kebutuhan selama di Arab Saudi. Untuk itu, berikut ini ada cara bertransaksi aman saat sedang beribadah haji.

Apa saja caranya?

1. Persiapkan uang tunai secukupnya

Cara Bertransaksi Aman Saat Sedang Beribadah Hajipexels.com/pixabay

Pertama dan paling penting dari cara bertransaksi aman saat sedang beribadah haji adalah dengan mempersiapkan uang tunai. Kita bisa menukar uang rupiah ke riyal saat sedang masih berada di Indonesia. Namun, jangan sampai berlebihan membawa uang tunai. Sebab dapat meningkatkan risiko hilang atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Tarik tunai di mesin ATM berlogo Mastercard

Cara Bertransaksi Aman Saat Sedang Beribadah HajiFreepik.com

Meskipun penting untuk membawa uang tunai, namun membawa dalam jumlah yang besar dapat meningkatkan risiko keamanan. Ketika tiba di Jeddah, Mekah, dan Madinah, kamu dapat dengan mudah menggunakan kartu debit Mastercard untuk melakukan penarikan uang tunai di mesin-mesin ATM berlogo Mastercard yang terletak di bandara dan di seluruh kota.

Di Arab Saudi, ada lebih dari 10 ribu ATM yang menerima kartu debit Mastercard, dan banyak dari ATM tersebut menyediakan opsi Bahasa Indonesia sebagai pilihan bahasa bagi para jemaah dari Tanah Air. Penarikan tunai di ATM juga dapat memberikan nilai tukar mata uang asing yang lebih baik, dan pastinya lebih aman dibandingkan membawa uang tunai dalam jumlah besar dari negara asal.

3. Bertransaksi dengan cara debit

Cara Bertransaksi Aman Saat Sedang Beribadah HajiFreepik.com/Macrovector Official

Cara bertransaksi aman saat sedang beribadah haji adalah dengan cara debit. Kartu debit Mastercard juga dapat digunakan untuk transaksi di berbagai toko di Tanah Suci karena Mastercard diterima secara global. Pastikan kamu menyimpan kartu di tempat yang aman dan pastikan juga kerahasiaan Nomor Identifikasi Pribadi (Personal Identification Number/PIN) terjaga. Berhati-hatilah saat memasukkan PIN ke ATM atau mesin Electronic Data Capture (EDC), dan pastikan orang lain tidak melihatnya.

4. Jaga selalu kerahasiaan PIN kartu debit

Cara Bertransaksi Aman Saat Sedang Beribadah HajiFreepik.com

Kemudian guna memastikan keamanan kartu, sangat disarankan agar kamu menggunakan PIN yang berbeda untuk masing-masing kartu debit. Jangan menuliskan PIN pada benda yang ditaruh di dalam dompet, maupun pada kartu itu sendiri. Selain itu, jangan pernah membagikan PIN kartu debit dengan siapa pun. Jika lupa PIN atau kartu kamu hilang, kamu dihimbau untuk segera melaporkan hal ini pada bank yang menerbitkan kartu tersebut. Pastikan kamu memiliki kontak bank tersebut sehingga dapat segera menghubungi mereka.

5. Gunakan layanan SMS atau mobile banking

Cara Bertransaksi Aman Saat Sedang Beribadah Hajipexels.com/pixabay

Hal lain yang perlu diperhatikan sebagai cara aman bertransaksi saat sedang beribadah haji adalah memastikan bahwa bank memiliki detail kontak terbaru kamu, termasuk nomor ponsel kamu. Jika bank menawarkan layanan SMS atau Mobile Banking, aktifkanlah layanan tersebut sebelum keberangkatan. Dengan demikian, kamu akan dapat menerima pemberitahuan setiap kali kamu melakukan transaksi menggunakan kartu Mastercard, sekaligus melacak pengeluaran.

Itulah tadi cara bertransaksi aman saat sedang beribadah haji. Semoga dapat membantumu saat berkunjung ke Tanah Suci nanti ya!

Baca Juga: Cara Membuat Akun WhatsApp Tanpa Beli Nomor Baru