Bela, wajar kalau kita mengalami patah hati. Soalnya, nggak selamanya hubungan yang kita jalani bersama pasangan berjalan mulus tanpa masalah. Hal yang membedakan dan membuat kita jadi lebih dewasa adalah bagaimana cara kita menerimanya dan bangkit dari kesedihan itu.

Lewat lagu “4Ever (We Could Be)” yang dibawakan oleh Syahravi ini, kita bisa belajar menerima patah hati dengan cara yang lebih ‘menyenangkan’. Dominasi gitar dan synth bass yang dimainkan sendiri oleh Ravi, membuat lagu ini cocok banget jadi pembangkit semangat dan mood saat kita mengalami patah hati.

Bagaimana kisah dan proses di balik pembuatan single ini? Simak, yuk!

“4Ever (We Could Be)”, proses melepaskan sesuatu dengan cara yang lebih positif

“4Ever” Ketika Syahravi Menerima Patah Hati dengan Cara MenyenangkanDok. Syahravi

Berbeda dengan lagu patah hati pada umumnya yang bikin kita galau, “4Ever (We Could Be)” justru menghadirkan nuansa yang sebaliknya. Lagu yang ditulis sendiri oleh Ravi di kamarnya ini menceritakan tentang proses pasca patah hati, yakni saat kita pelan-pelan siap melepaskan sesuatu atau seseorang dari hidup kita.

Sebagai manusia, wajar rasanya, jika kita memiliki kecenderungan untuk terikat pada sesuatu atau seseorang. Namun, seiring berjalannya waktu, di saat semesta memaksa kita untuk berpisah, biasanya muncul pemikiran negatif di kepala yang membuat kita kecewa atau sedih.

"Now baby I set you free, cause you know me, I'm here I'll always be”

Lirik terakhir di lagu itu benar-benar terngiang di kepala dari kali pertama saya dengar. Menurut Ravi, lirik itu menunjukkan bahwa jika seseorang benar-benar ingin bersama kita, itu akan kembali seiring berjalannya waktu. Kalau tidak, bagaimana pun kerasnya kita berusaha, mereka akan tetap meninggalkan kita. Sederhananya, itulah yang dinamakan semesta mendukung.

Lagu dan semua cara penyampaian Ravi menekankan pada dorongan untuk melepaskan sesuatu dengan ketulusan dan selalu positif. Ravi mengajak kita untuk membiarkan perjalanan waktu mengungkapkan apa yang terbaik untuk diri kita sendiri.

Kisah Ravi soal melepaskan dengan ikhlas

“4Ever” Ketika Syahravi Menerima Patah Hati dengan Cara MenyenangkanDok. Syahravi

Penasaran dengan lagu ini lebih mendalam, saya pun bertanya kepada Ravi soal melepaskan dengan ikhlas. Apakah Ravi pernah mengalami suatu situasi yang membuatnya sulit untuk merelakan hal itu?

“Soal melepaskan, yang aku alami bukan tentang pengalaman cinta. Tapi, soal hidup, lebih tepatnya soal pekerjaanku. Ketika aku merilis karya, aku punya ekspektasi yang tinggi banget. Inginnya yang sempurna banget. Saat ekspektasi itu nggak tercapai, rasanya kecewa dan patah hati banget. Dari situ aku belajar untuk menerima apa pun hasil karyaku dengan ikhlas. Rasanya jadi lebih tenang dan lebih semangat untuk bikin karya selanjutnya,” kata Ravi.

Kalau kamu, perasaan patah hati apa yang benar-benar sulit kamu lepaskan, Bela?

Peran Kamga di “4Ever (We Could Be)”

“4Ever” Ketika Syahravi Menerima Patah Hati dengan Cara MenyenangkanDok. Syahravi

Kembali ke soal single “4Ever (We Could Be)”, Ravi bercerita kalau ia sangat senang bisa berkolaborasi dengan banyak musisi untuk menyelesaikannya. Ada Agung Munthe yang mengisi drum dan perkusi, serta Michael Banks di music effect.

Ada pula Kamga Mohammed yang membantu Ravi di banyak hal sampai akhirnya single ini rampung. Kamga sendiri dikatakan oleh Ravi menjadi rekan yang mengambil peranan penting dalam membuat lagu-lagu yang sedang digarapnya sekarang ini. Selain menjadi Backing Vocals di lagu ini, Kamga juga ikut menjadi Vocal Director.

“4Ever (We Could Be)” nantinya akan masuk ke dalam EP Mind Games yang akan dirilis tahun 2021 ini. EP Mind Games akan banyak berbicara tentang bagaimana pemikiran positif dan perspektif memainkan peran besar dalam menjalani hidup. Setiap lagu akan menekankan pada cara menghadapi masalah hidup bersama dengan positif dan lebih menyenangkan.

https://www.youtube.com/embed/j7uVJcbZnaA

Video klip “4Ever (We Could Be)” sudah bisa kamu saksikan di YouTube dan lagunya sudah bisa didengar di platform streaming musik sejak 12 Februari 2021 kemarin.

Baca Juga: "Karma", Single Baru Jaz Hayat dan Kaka Azraff yang Syahdu nan Megah

Baca Juga: "Nona Manis", Single Baru Barry Likumahuwa yang Bikin Candu

Baca Juga: Berkontemplasi Lewat Single Kedua Dere, "Tanya"