Bela, kita yang hidup sebagai generasi millennial disebut-sebut sebagai generasi yang paling unik dalam urusan keuangan. Sebagian dari kita terbiasa untuk menggunakan pendapatan secara berlebihan hanya demi meningkatkan citra diri dan pergaulan saat baru terima gaji dan mulai kekurangan uang saat pertengahan bulan. Bahkan, generasi kita dianggap terlalu percaya diri dalam memperlakukan uang. Kenapa?

Generasi Millennial Terlalu Meremehkan Uang, Benarkah Demikian?
 

Biaya kuliah, uang kursus, biaya transportasi hingga biaya makan sehari-hari masih mengandalkan pemberian orang tua. Mereka merasa belum bertanggung jawab penuh terhadap dirinya dan menganggap bahwa pendapatan yang mereka terima adalah ‘uang jajan’ yang bisa dihabiskan.

Generasi Millennial Terlalu Meremehkan Uang, Benarkah Demikian?
 

Banyak generasi millennial yang sepertinya masih kurang mengerti tentang apa yang terjadi dengan perekonomian di negaranya. Ketika para orang tua bekerja keras untuk mengumpulkan uang, generasi millennial justru menghambur-hamburkannya, seperti menggunakan kartu kredit tanpa tahu batasan.

Generasi Millennial Terlalu Meremehkan Uang, Benarkah Demikian?
 

Bela, ketika menarik uang dari ATM, apakah kamu pernah mengalami bahwa saldo kamu sudah hampir habis? Kebiasaan mengambil uang ini ternyata mempermudah seseorang untuk menghabiskan seluruh pendapatannya. Lebih baik kamu membuat 2 rekening Bela, sehingga ketika kamu menerima gaji, kamu bisa langsung transfer sebagian pendapatan ke rekening khusus tabungan.

Kalau kamu sendiri merasa kesulitan dalam mengatur keuangan nggak, Bela?

 

BACA JUGA: The Urban Poor, Tren Gaya Hidup di Kalangan Generasi Millennial