Sebagai pencinta drama Korea, kamu pasti cukup familiar dengan Crash Landing On You (2019) yang turut mempertontonkan gambaran kehidupan di Korea Utara. Di antaranya adalah pembatasan dalam beraktivitas, sekaligus menikmati hiburan negara tersebut.

Yup, lampu akan secara otomatis dimatikan pada jam tertentu dan berlaku larangan keras untuk menyaksikan tontonan-tontonan dari negara luar. Sampai-sampai seorang karakter tentara dalam drama tersebut harus diam-diam menyaksikan K-Drama secara ilegal.

Namun, gambaran tersebut muncul secara fiksi dari K-Drama. Kira-kira, bagaimana dengan keadaan di dunia nyata. Tontonan film atau drama seri apa sih, yang diam-diam dinikmati oleh penduduk drama Korea secara ilegal?

1. Titanic (1997)

5 Film dan Drama Impor yang Diam-Diam Diminati Orang Korea UtaraOretzz.com

IMDb: 7,8/10 | Pemain: Leonardo DiCaprio, Kate Winslet

Terinspirasi dari tragedi tenggelamnya kapal Titanic pada 1912, film berjudul sama ini mengangkat kisah cinta yang tragis antara perempuan kaya bernama Rose DeWitt Bukater, dengan pemuda biasa, Jack Dawson. Keduanya menjalin cinta hingga maut merenggut Jack dan memisahkan mereka berdua. 

Pengakuan warga Korea Utara

Yeonmi Park merupakan perempuan kelahiran Korea Utara yang berhasil melarikan diri. Dalam ceritanya yang sangat menginspirasi kepada npr.org, Yeonmi mengakui bahwa dirinya sangat menikmati film Titanic (1997) yang ia tonton di rumah pamannya.

Ia memperoleh sumber bajakan secara ilegal dan menyaksikannya secara dima-diam. Ia mengaku harus menutupi dirinya dengan selimut di tempat yang sangat sepi. Kemudian, volume suara pun diatur sangat rendah. Setelah itu, ia tetap harus berjaga-jaga.

"Ketika aku menyaksikan film tersebut untuk pertama kalinya, aku sangat bingung." ungkapnya, kemudian menjelaskan, "Aku tidak pernah mendengar ayahku mengatakan ia menyayangi ibuku. Begitu juga ibuku. Menurut pemahamanku (saat itu), cinta hanya dapat diekspresikan untuk Supreme Leader. Jadi, aku merasa sangat aneh, bagaimana seorang pria dapat mengorbankan dirinya untuk seorang perempuan?"

2. Sekuel James Bond

5 Film dan Drama Impor yang Diam-Diam Diminati Orang Korea Utaraorissapost.com

IMDb: rata-rata di atas 5/10

Sebagai salah satu film andalan Amerika Serikat, James Bond secara umum mengangkat kisah seorang mata-mata profesional yang berkerja untuk menguak kejahatan. Perkerjaan tersebut dilengkapi dengan perlengkapan canggih sekaligus rekan perempuan.

Pengakuan warga Korea Utara

Yeonmi Park nyatanya tidak hanya mengakui bahwa ia sangat menikmati Titanic (1997) ketika dirinya masih berada di Korea Utara. Kepada NY Times, ia menyebut bahwa dirinya telah banyak menyaksikan rentetan film sekuel James Bond yang cukup populer.

Ia memang tidak menyebutkan secara spesifik mengenai film seri James Bond yang mana yang telah disaksikannya. Namun, ia menjelaskan bahwa film-film andalan Hollywood sangat membantunya keluar sesaat dari kesulitan hidup di Korea Utara.

Dalam waktu bersamaan, Yeonmi Park menyebut bahwa tontonan-tontonan film Hollywood membuatnya untuk memimpikan hal-hal yang tinggi untuk pertama kalinya. Salah satunya adalah, membayangkan kehidupan di planet lain yang memberi harapan.

3. Scent of A Man (1998)

5 Film dan Drama Impor yang Diam-Diam Diminati Orang Korea Utarakoreanfilm.or.kr

IMDb: 4,1/10 | Pemain: Lee Yo Won, Myung Se Bin, Kim Seung Woo

Diadaptasi dari sebuah novel yang cukup laris, Scene of A Man (1998) mengisahkan kehidupan seseorang yang terlanjur jatuh cinta kepada saudaranya sendiri. Dampaknya, hubungan keduanya pun harus dipenuhi dengan lika-liku masalah yang memberatkan.

Pengakuan warga Korea Utara

Melansir dari New York Times, seorang profesor matematika asal Korea Utara bernama Jang Se Yul, memberanikan diri untuk meninggalkan negara tempat kelahirannya demi mengejar peruntungan di bidang soap opera yang tersedia di Korea Selatan.

Menurut pengakuannya, godaan tersebut muncul ketika dirinya menikmati drama Korea lawas yang cukup populer pada masa itu yaitu, Scent of A Man (1998). Drama ini menghadirkan cerita dalam 18 episode yang seketika menarik perhatiannya.

Ia sendiri memperolehnya melalui temannya yang menawarkan untuk menyimpan beberapa CD drama Korea Selatan yang bersifat ilegal. Tidak tahan dengan rasa penasaran, ia pun menyaksikannya diam-diam dan jatuh cinta seketika itu juga.

4. Red Bean Bread (2004)

5 Film dan Drama Impor yang Diam-Diam Diminati Orang Korea Utarahancinema.net

IMDb: - /10 | Pemain: Jung Chan, Jung So Young, Choi Kang Hee

Terkenal dengan nama Sweet Buns (2004), drama Korea ini menceritakan persahabatan antara dua anak kecil yang penuh dengan persaingan hingga akhirnya, keduanya pun bertumbuh dewasa dan masuk ke dalam jalinan cinta kasih yang mengejutkan.

Pengakuan warga Korea Utara

Meskipun Korea Utara memang dapat dikatakan sebagai negara yang mengisolasikan diri, perkembangan black market dalam menjual beberapa CD, DVD, hingga USB untuk film impor disebut sangat laris, sebagaimana melansir dari NPR.

Alhasil, seorang pembelot perempuan Korea Utara mengungkapkan bahwa tontonan drama Korea tanpa terkecuali memberikan gambaran yang mereka butuhkan yaitu, Korea Utara telah cukup banyak membohongi mereka mengenai dunia dan negara itu sendiri.

5. Bad Housewife (2005)

5 Film dan Drama Impor yang Diam-Diam Diminati Orang Korea Utaraforums.soompi.com

IMDb: - /10 | Pemain: Song Chang Min, Shin Ae Ra, Lee Young Yoo

Secara garis besar, Bad Housewife (2005) mengisahkan tentang hubungan suami-istri antara seorang pria yang terpaksa harus mengalami pensiun dini di umur 30-an sehingga istrinya harusnya lebih giat berkonsentasi sebagai pencari nafkah untuk keluarga.

Pengakuan warga Korea Utara

Sebagaimana melansir dari New York Times, drama Korea sangat populer di Korea Utara. Tanpa terkecuali, beberapa judul drama Korea yang terbilang cukup kontroversial jika dibandingkan dengan nila-nilai kehidupan yang dianut oleh kehidupan masyarakat.

Sebagai contoh, Bad Housewife (2005) menampilkan gambaran kehidupan keluarga yang bertolak belakang: istri menjadi pencari nafkah dan suami mengurus rumah tangga. Akan tetapi, Jang Se Yul mengungkapkan bahwa tontonan seni sangat memberi dampak bagi para penduduk Korea Utara. Ini dapat memicu gerakan anti-pemerintah untuk kebebasan.

Wah, siapa yang menyangka bahwa tontonan-tontonan film maupun drama seri nyatanya dapat memberi dampak tersendiri untuk membuka mata para penduduk Korea Utara. Semoga mereka dapat memperoleh kebebasan yang layak untuk mereka dapatkan, ya!

Baca Juga: Mengintip 5 Hak Istimewa Orang Super Kaya di Korea Utara

Baca Juga: 5 Kesaksian Hidup di Korea Utara: Miris hingga Horor

Baca Juga: Cerita 5 Turis Asing ke Korea Utara: Ada yang Berujung Kematian