Ada satu wajah pemuda baru yang ditunjuk sebagai direktur PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom. Wajah ini diisi oleh lelaki 34 tahun yang merupakan co-founder sekaligus presiden dari e-commerce Bukalapak. Lelaki itu bernama Fajrin Rasyid. Posisi yang diduduki Fajrin sendiri merupakan sebuah sejarah baru, karena ia menjadi direktur termuda pertama di perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi itu. 

Penunjukan Fajrin sebagai Direktur Digital Telkom yang menggantikan posisi Faizal R. Djoemadi ini terjadi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019. Pemilihan Fajrin ini didasari dari kompetensi serta pengalamannya saat mengelola Bukalapak. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Erick Thohir, Fajrin merupakan sosok yang tepat untuk mempin Telkom yang saat ini tengah fokus menggenjot pendapatan di luar segmen telekomunikasi.

Berbicara soal perjalanan karir, sebelum berada di posisi ini, Fajrin pernah menjajal berbagai macam pekerjaan yang cukup beragam. Mulai dari merintis usahanya sendiri hingga bekerja di kantor konsultan asal luar negeri, ini 4 perjalanan karir Fajrin Rasyid.

1. Dagang Mi Ayam

Sempat Dagang Mi Ayam, Ini Perjalanan Karier Direktur Baru TelkomInstagram.com/FajrinRasyid

Sebelum menduduki posisinya sekarang sebagai direksi, Fajrin ternyata pernah berjualan mi ayam ketika duduk di bangku kuliahnya. Bisnis ini ia jalani bersama teman kuliahnya yang juga merupakan pendiri sekaligus mantan CEO Bukalapak, yaitu Ahmad Zaky. Pria lulusan ITB ini mengaku berjualan mi ayam untuk mencari uang jajan tambahan. Namun, sayangnya, mi ayam yang dijual di depan asrama mereka ini tidak bertahan lama. Sepinya pembeli membuat Fajrin dan Zacky terpaksa harus menutup bisnisnya itu.

2. Bekerja di konsultan bisnis

Sempat Dagang Mi Ayam, Ini Perjalanan Karier Direktur Baru TelkomTwitter.com/Fajrinrasyid

Setelah lulus dari kampus teknik terbaik di Indonesia pada tahun 2010, Fajrin mencoba langkah pertama karirnya dengan bergabung bersama konsultan bisnis di Boston Consulting Group (BCG). Sambil bekerja sebagai konsultan, pria yang lulus dengan IPK 4.0 ini membantu mantan rekan bisnis mi ayamnya dulu, yaitu Zaky, untuk mengurus manajemen bisnis Bukalapak. Setelah satu tahun bekerja di konsultan bisnis, Fajrin akhirnya memutuskan untuk keluar dan lebih memilih bergabung untuk mengembangkan Bukalapak.

3. Mendirikan Bukalapak

Sempat Dagang Mi Ayam, Ini Perjalanan Karier Direktur Baru TelkomBeritasatu.com

Fajrin menjadi salah satu dari tiga orang yang merasakan jatuh bangun mendirikan Bukalapak. Proses pendirian serta pengembangan e-commerce ini bisa dikatakan tidak mulus. Banyaknya penolakan yang didapat oleh Fajrin dari investor yang mau menginvestasikan uangnya di Bukalapak tidak membuat semangat Fajrin goyah. Ia bersama dua rekannya malah makin semangat untuk mendirikan e-commerce yang mempunyai sistem pembayaran yang terjamin keamanannya ini. 

Rasa semangat itu mereka tunjukan dengan memperkenalkan Bukalapak melalui media sosial dan juga secara langsung ke pelaku industri. Usaha tak mengkhianati hasil, pada tahun 2011, Fajrin dan rekannya itu berhasil menarik banyak pelaku industri untuk bergabung ke Bukalapak. Nggak hanya itu, masih di tahun yang sama, Bukalapak berhasil mendapatkan sokongan dana miliaran rupiah dari investor Jepang.  

Hingga saat ini, ada sekitar 800.000 usaha kecil menengah (UKM) yang menjadi member Bukalapak. Jumlah ini tentu sangat berbeda sekali jika dibandingkan dengan jumlah member Bukalapak pada tahun 2010-2011 yang hanya berjumlah ratusan. Posisi Fajrin sendiri di Bukalapak sebagai Chief Financial Officer (CFO) selama tujuh tahun dan pada 25 Juni 2018 lalu, Fajrin diangkat sebagai Presiden Bukalapak.

4. Direktur Telkom

Sempat Dagang Mi Ayam, Ini Perjalanan Karier Direktur Baru TelkomPrestigeonline.com

Minggu lalu, Fajrin dipilih menjadi direktur digital Telkom. Dipilihnya Fajrin ini diharapkan mampu memperkuat bisnis digital yang saat ini sedang dikembangkan oleh Telkom. Telkom sendiri saat ini memiliki fokus untuk mengembangkan bisnisnya ke sektor digital agar bisnis perseroan ini bisa berkelanjutan. 

Selamat bertugas, Fajrin!

Baca Juga: Sepak Terjang Mari Elka Pangestu, Sang Direktur Pelaksana Bank Dunia

Baca Juga: Mundur Jadi CEO Bukalapak, Ini 8 Perjalanan Karier Achmad Zaky

Baca Juga: Deretan CEO Ini Rela Berikan Semua Gaji untuk Lawan Corona