Mengenal Cerebellar Hypoplasia pada Kucing

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucing

Tak hanya kucing, anjing juga bisa kena, apa penyebabnya?

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucing

Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang populer dengan sifatnya yang imut dan manja. Tak heran, banyak orang yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan karena perawatannya yang cukup mudah. Meski begitu, bukan berarti kucing tidak memiliki penyakit atau kelainan. Sama seperti manusia, kucing juga bisa sakit dan mengalami kelainan.

Salah satu kelainan yang bisa menjangkit kucing bahkan anjing adalah cerebellar hypoplasia. Kelainan ini merupakan kelainan neurologis yang membuat kucing atau anjing tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Lantas apa itu cerebellar hypoplasia dan bagaimana ciri-cirinya? Simak artikel ini sampai habis, Bela!

1. Cerebellar hypoplasia adalah kelainan neurologis

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada KucingCatster.com

Cerebellar hypoplasia adalah gangguan yang terjadi pada bagian otak kecil dimana otak kecil tidak berkembang sempurna saat masih dalam kandungan. Otak kecil sendiri bertugas untuk mengontrol dan koordinasi sistem motorik. Akibatnya, pergerakan kucing tidak seimbang, tak beraturan dan tersentak-sentak.

2. Kelainan dari bawaan lahir

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada KucingPexels/Cats Coming

Memiliki nama lain Wobbly Cat Syndrome, kelainan ini berasal dari bawaan lahir. Artinya kucing telah mengalaminya sejak ia dilahirkan, bukan saat ia tumbuh dewasa. Kucing dengan kelainan ini tidak akan merasakan sakit meski kondisi ini membuat gerak mereka tak seimbang.

3. Disebabkan oleh virus

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucingpexels.com/Kris Møklebust

Penyebab utama dari kelainan ini adalah virus panleukopenia pada kucing. Kucing yang terjangkit virus ini berpotensi menularkan cerebellar hypoplasia pada anak-anaknya ketika lahir. Bisa menularkan ke salah satu ataupun seluruh anaknya dengan derajat keparahan yang berbeda-beda. 

Namun, selain virus, kelainan ini juga bisa terjadi akibat malnutrisi, keracunan ataupun trauma yang dialami saat masih dalam kandungan. Sebagian orang memilih untuk mensterilisasi kucing untuk mencegah cacat pada anak-anaknya kelak.

4. Ada 3 tingkat keparahan

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucingmypets.co.id

Terdapat 3 tingkat keparahan cerebellar hypoplasia pada kucing, yakni:

Ringan

  • Kehilangan keseimbangan sesekali
  • Kepala sedikit tremor, terutama saat bersemangat atau stres
  • Langkah goyang saat berjalan
  • Bisa berjalan, berlari, melompat dan memanjat

Sedang

  • Berjalan dengan kaki yang terentang lebar
  • Sering jatuh, tersandung dan berjalan tidak seimbang
  • Getaran kepala yang terlihat jelas
  • Bisa memanjat, tapi perlu bantuan cakar untuk mengunci dan menarik

Berat

  • Tidak bisa berdiri atau berjalan sendiri, hanya beberapa langkah saja
  • Getaran kepala konstan setiap saat
  • Sering terjatuh dan kesulitan mengatur keseimbangan
  • Perlu bantuan untuk makan dan buang air

5. Ciri-ciri kucing pengidap cerebellar Hypoplasia

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucingmakeagif.com

Berikut ini ciri-ciri kucing yang mengidap kelainan cerebellar hypoplasia.

1. Sering tersentak

Umumnya, kucing dengan kelainan cerebellar hypoplasia sering mengalami sentakan pada tubuhnya. Sehingga pergerakan kucing menjadi tak beraturan dan tak seimbang yang tidak bisa dikontrol.

2. Sering tremor

Selain tersentak, kucing dengan kelainan ini juga sering mengalami tremor, terutama saat mereka terlalu senang atau terlalu stres. 

3. Sering terbentur

Tanda selanjutnya adalah kucing sering mengalami benturan akibat dari pergerakan yang tak seimbang. Mereka jadi sering terjatuh dan terbentur, namun mereka tidak merasakan sakit. Tapi tetap saja, benturan yang terlalu keras bisa mencederai tubuh kucing.

4. Kesulitan bergerak

Ketiga kondisi diatas tentu membuat kucing kesulitan bergerak dengan normal. Biasanya kucing berjalan dengan jarak kaki yang berjauhan, sehingga sulit mengendalikan langkah.

6. Tidak berpengaruh pada usia kucing

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucinggiphy.com

Mungkin kamu cemas bahwa kucing dengan kondisi ini membuat kucing tak akan hidup bertahan lama. Nyatanya, kondisi ini sama sekali tidak mempengaruhi panjang pendeknya usia kucing. Kucing tetap bisa sehat dan bahagia seperti kucing normal pada umumnya. Hanya saja, kita harus selalu waspada terhadap pergerakannya yang bisa saja membuat luka. Jika kucing mengalami luka, segera obati dengan penanganan yang tepat. Serta jangan lupa untuk memberikan kasih sayang dan cinta yang tulus padanya.

7. Tidak ada obat untuk menyembuhkan kelainan ini

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucingpexels.com/Gustavo Fring

Sedihnya, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan kondisi kelainan ini. Itu berarti, kucing dengan kelainan ini akan mengalaminya seumur hidup. Namun, kamu masih bisa melatih gerakan kucing dengan bermain atau berolahraga. Latih terus kekuatan otot kaki kucing untuk mengembangkan saraf motoriknya. Selain itu, lakukan vaksinasi serta sterilisasi pada kucing agar tidak melahirkan anak yang cacat. 

8. Tips merawat kucing dengan kelainan cerebellar hypoplasia

Mengenal Cerebellar Hypoplasia, Gangguan Keseimbangan Pada Kucingunsplash.com/Paul Hanaoka

Meski tidak dapat disembuhkan, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat kucing dengan kelainan cerebellar hypoplasia. Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter hewan. Kamu akan diarahkan untuk memperlakukan kucing dengan lebih baik setelah konsultasi tesebut.

Kedua, karena kucing dengan kondisi ini sangat rentan terjatuh, kamu bisa menempatkan karpet di area bermain kucing, agar saat kucing terjatuh tidak membuat kucing terluka. Lalu, jangan lupa untuk membuat mangkuk makan dan minuman setinggi dada kucing.

Selanjutnya, kamu bisa memakaikan kostum khusus agar pergerakan kucing tidak terlalu hiperaktif. Sandarkan kotak pasir dengan dinding dan pasar pagar agar kucing tidak keluar rumah yang bisa menyebabkan mereka tertabrak kendaraan. Terakhir, temani mereka saat makan dan buang air karena kelainan yang mereka derita menghalangi kemampuan mereka untuk makan dan buang air. 

Itu dia penjelasan mengenai cerebellar hypoplasia dan bagaimana tips merawat kucing dengan kondisi kelainan tersebut. Sayangi kucingmu apa adanya dan tetap semangat memberikan cinta yang tulus pada hewan peliharaan kesayangan kita ya, Bela!

Baca Juga: 8 Penyebab Kenapa Kucing Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

Baca Juga: 13 Rekomendasi Susu untuk Anak Kucing dan Harganya

Baca Juga: 8 Rekomendasi Obat Cacing Kucing yang Bagus dan Harganya

  • Share Artikel

TOPIC

Related Article

Profil Chateez yang Menangis Ditanya Seputar Keluarga Oleh Ria Ricis

Profil Chateez yang Menangis Ditanya Seputar Keluarga Oleh Ria Ricis

trending

Trending

20 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar, Dilirik HRD!

20 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar, Dilirik HRD!

This week's horoscope

horoscopes
Aquarius

Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini - Zodiak Aquarius berasal dari k... read more

See more horoscopes here

Exclusive

Biar Kuku Nggak Rusak, Ini Tips Menggunakan Nail Extension yang Tepat

Biar Kuku Nggak Rusak, Ini Tips Menggunakan Nail Extension yang Tepat

Lutesha Bicara Soal Body Shaming: Fokus Dulu ke Diri Sendiri!

Lutesha Bicara Soal Body Shaming: Fokus Dulu ke Diri Sendiri!

Tidak usah hiraukan pendapat orang lain

Latest from Inspiration

8 Contoh Proposal Pengajuan Dana untuk Pikat Calon Donatur

8 Contoh Proposal Pengajuan Dana untuk Pikat Calon Donatur