Demi menjaga Instagram sebagai tempat yang aman dan positif untuk berekspresi, Instagram mengumumkan perluasan fitur penyaring komentar dalam Bahasa Indonesia. Fitur dengan teknologi mesin pembelajaran (machine learning) akan secara otomatis dapat menyaring komentar-komentar yang bersifat buruk seperti perundungan (bullying), ujaran kebencian, pelecehan seksual, dan komentar spam yang membuat pemilik merasa nggak nyaman.

Kategori pertama yang disaring oleh fitur ini adalah komentar bersifat perundungan atau bullying. Pedoman Komunitas Instagram melarang keberadaan konten bullying di Instagram dan filter ini akan menyaring tingkah laku yang buat nggak nyaman dan bersifat agresif kepada pengguna lain. Fitur ini juga bisa memberikan notifikasi kepada Instagram apabila sebuah akun mengunggah konten agresif berulang kali, sehingga Instagram bisa mengambil tindakan untuk menghapus akun tersebut.

Selain itu, fitur ini juga akan menghapus komentar yang berkaitan dengan ujaran kebencian atau hate speech, terutama komentar yang mengancam kelompok agama atau etnik tertentu. Kemudian dua kategori lainnya adalah komentar yang menggunakan bahasa seksual yang ditujukan untuk melecehkan orang lain, serta komentar tidak otentik yang dikenal sebagai spam.

Fitur penyaring ini tersedia secara otomatis di Instagram. Kamu bisa mengaktifkan atau menon-aktifkan fitur dengan mengakses profil, pilih Pengaturan dan Kontrol Komentar. Untuk menonaktifkan fitur ini, matikan pilihan 'Sembunyikan Komentar Ofensif' pada pengaturan Kontrol Komentar. Seperti gambar di bawah ini.

Instagram Tambah Fitur Penyaring Komentar Ujaran Kebencianpopbela.com

Fitur penyaring komentar secara otomatis ini pertama kali diperkenalkan di bulan Oktober 2016 untuk menyaring komentar dalam bahasa Inggris di Feed. Kemudian pada bulan Juni 2017, fitur ini diperluas ke dalam 8 bahasa lainnya, yaitu Spanyol, Portugis, Arab, Perancis, Jerman, Rusia, Jepang, dan Mandarin. Pada bulan Oktober 2018, fitur ini kembali dikembangkan untuk dapat menyaring komentar di Feed, Profil, dan Instagram Live.  

So, jadikanlah Instagram sebagai tempat kamu mencari kesenangan jangan justru menjatuhkan orang lain ya, Bela. Semoga fitur ini nggak cuma menjadi sebagai sebuah fitur penyaring namun juga dapat menyadarkan kita supaya nggak memberikan ujaran kebencian pada pengguna lain.

Baca Juga: Bullying Bisa Terjadi dalam Pernikahan, Lho! Begini Cara Menghadapinya