Indonesia Millennial Summit (IMS) 2020 hari kedua telah rampung dilaksanakan pada hari ini Minggu, 18 Januari. Dalam salah satu sesi talkshow yang bertemakan tentang teknologi, IMS 2020 mengundang salah satu pembicara perempuan muda dan sukses dalam karier berteknologinya yaitu Catherine Sutjahyo selaku Chief Go-Food of Gojek Indonesia. Sebelum bergabung dengan Gojek, Catherine sebelumnya merupakan Co-Founder dari Zalora Indonesia.

Menurut Catherine, Technology Should be Use as Enabler. "The 'how' can be very simple karena kita memulai dari 'What' dulu," ujar Catherine. "Kita harus lebih fokus ke orangnya (driver gojek) mereka butuhnya apa. Ini kan cuma alat (aplikasi gojek). Jangan ini yang di kedepankan," lanjut Catherine.

#IMS2020 Catherine Sutjahyo: GoJek Training Driver Cara Naik EscalatorDok. IDNMedia

"The biggest rejection yang kita terima itu nggak mungkin driver gojek bisa menggunakan teknologi," jelas Catherine. 

"Believer or not kita sampai bikin training cara ngajarin driver naik eskalator. Karena nggak semua driver familiar dengan mall dan naik eskalator," lanjut Catherine.

Mantan co-founder Zalora ini mengatakan kalau dulu ia merasa anti jika ada proyek yang berbau teknologi tapi kini justru ia berkarir di tempat yang wadah utamanya adalah teknologi. Catherine menyebut istilah terjunnya karir ke dunia teknologi ini dengan "setengah kecemplung" karena awalnya ia hanya diajak bergabung dengan Gojek oleh Menteri Pendidikan yang juga mantan Founder Gojek, Nadiem Makariem, dan sekarang dari ajakan biasa itu menjadikan ia fokus karier di Gojek hingga saat ini.  

#IMS2020 Catherine Sutjahyo: GoJek Training Driver Cara Naik EscalatorDok. IDNMedia

Kemudian jadi itulah Bela. Kalau nggak mencoba dulu walau sudah menyadari kalau nggak suka sama hal itu, jangan semakin dihindari. Karena siapa tahu itu adalah kemampuan yang belum ditemukan di dalam diri sebelumnya dan dapat berkembang di kemudian hari. 

Baca Juga: #IMS2020: Nadiem: ‘Saya Sebenarnya Nggak Tertarik Jadi Menteri’