Dijumpai di acara Indonesia Millenial Summit (IMS) 2020 pada hari Jumat (17/1) di The Tribata Jakarta, Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencurahkan isi hati dan pengalamannya di hadapan ribuan millenial leader. Mulai dari jumlah gaji yang lebih sedikit diterimanya, kerinduannya menjadi pengusaha, sampai menerima ancaman setiap harinya!

1. Besaran gajinya hanya Rp19 juta

#IMS2020: 3 Curhat Erick Thohir Selama Jadi Menteri BUMNDok. IDN Media

Setelah membuka acara IMS 2020, Menteri Erick langsung menjadi pembicara pada sesi pertama yang mengusung tema "The Strategic Plan for 2020-2024" di panggung Visionary Leader. Saat disinggung mengenai besaran gajinya, laki-laki berusia 49 tahun ini mengaku lebih kecil ketimbang saat ia menjadi pengusaha.

"Kalau menteri, gajinya, sih, jauh. Kita ini padamu negeri luar biasa, cuma Rp 19 juta. Padahal, kebijakan yang kita ambil itu jauh lebih besar dibandingkan swasta dan BUMN," ujar Erick.

2. Rindu dengan kehidupannya sebagai pengusaha

#IMS2020: 3 Curhat Erick Thohir Selama Jadi Menteri BUMNDok. IDN Media

Bukan rahasia lagi kalau sebelum menjabat jadi Menteri BUMN, Erick Thohir merupakan pengusaha terkenal dan pendiri Mahaka Group, perusahaan induk dari berbagai perusahaan yang berfokus pada bisnis media dan entertainment. Lalu pada 23 Oktober 2019 lalu, Ia dilantik oleh Presiden Jokowi Dodo untuk menjabat sebagai Menteri BUMN periode 2020-2024. Saat ditanyai oleh moderator, Uni Lubis, mengenai pilihan menjalani profesi, Erick mengaku lebih enak jadi pengusaha.

"Lebih bebas dan kontribusi ke masyarakat pun sama. Namun memang yang membedakan, ada kebijakan yang lebih besar dan impactfull ke masyarakat jika menjadi menteri," ungkapnya. Meski begitu, Ia akan tetap berupaya semaksimal mungkin dalam menjalankan tugasnya.

3. Kerap dapat ancaman

#IMS2020: 3 Curhat Erick Thohir Selama Jadi Menteri BUMNDok. IDN Media

Mantan Bos Klub Inter Milan ini juga curhat kalau dirinya kerap mendapat ancaman setelah menjabat sebagai Menteri. "Sudah jadi makanan sehari-hari," tuturnya. "Apalagi ada (kasus) Jiwasraya dan Asabri."

Seperti yang diketahui, Erick akan mengusut tuntas dua kasus yang tengah menjadi pembicaraan hangat di Tanah Air. Hal tersebut membuatnya menerima ancaman setiap harinya. Namun, hal tersebut nggak akan menyurutkan niatnya untuk memperbaiki BUMN. "Tapi kita lillahi ta'ala saja, kerja yang terbaik saja," ujarnya.

Itulah curhatan seorang Erick Thohir di hadapan millenial leader. Yuk, doakan agar Menteri BUMN kita dapat bekerja semaksimal mungkin membawa perubahan baik untuk Indonesia!

Baca Juga: #IMS2020 Erick Thohir: BUMN Butuh Perempuan dan Millenial