Perkembangan pendidikan di Indonesia memang masih kurang mulai dari tenaga pengajar, bangunan sekolah, sampai biaya yang harus dikeluarkan oleh para orangtua. Sebenarnya banyak anak-anak di Indonesia yang ingin sekali duduk di bangku sekolah namun karena biaya yang tidak memungkinkan membuat anak-anak di beberapa daerah di Indonesia terpaksa harus berhenti menuntut ilmu. Terlebih lagi untuk anak-anak yang tinggal di desa-desa terpencil yang sulit sekali mendapatkan pendidikan karena tenaga pengajar dan bangunan sekolah yang tidak ada.

Melihat keadaan yang demikian, sebuah perusahaan pembuat alat-alat tulis, Staedler, akhirnya menyebarkan semangat berbagi kebaikan melalui kampanye #KaryaBaik. Maksud menyebarkan semangat berbagi yaitu untuk mengajak para murid dan guru di Indonesia dalam menghasilkan berbagai karya. Namun dari kegiatan yang dilakukan tak hanya sekedar membuat karya saja tapi hasil karya-karya tersebut nantinya akan dikonversikan menjadi donasi yang akan disumbangkan melalui Dompet Duafa untuk anak-anak disabilatas.

Perusahaan Produk Alat Tulis Ini Membantu Anak Disabilitas IndonesiaDukumen Istimewa

Salah satu anak yang sudah terbantu adalah Sultan Fadel kelas 5 Madrasah Islamiah tinggal di daerah Depok, Jawa Barat. Sultan adalah seorang anak yang sudah mempunyai kekurangan sejak lahir, tak ditakdirkan untuk mempunyai kaki yang sempurna. Namun setelah mendapatkan bantuan dari Steadler yang bekerja sama dengan Dompet Duafa akhirnya Sultan bisa mendapatkan sebuah kaki palsu dan bisa berjalan dan beraktivitas seperti orang-orang normal lainnya serta dapat bersekolah dengan nyaman tanpa dibully oleh teman-temannya.

Perusahaan Produk Alat Tulis Ini Membantu Anak Disabilitas IndonesiaDukumen Istimewa

Kegiatan sosial ini direncanakan akan diselanggarakan pada tahun ini dimulai dari bulan Februari-April 2019 dan tentunya akan ada rencana-rencana serupa di tahun-tahun berikutnya.

Menarik banget ya kegiatannya, Bela. Apa kamu orang-orang yang peduli terhadap pendidikan anak-anak di Indonesia? Terutama anak-anak disabilitas yang mempunyai semangat untuk belajar namun karena kekurangannya ia menjadi sulit untuk melakukan sesuatu yang diinginkannya. Langsung saja yuk dukung kampanye Staedler #KaryaBaik!

Baca Juga: Janjikan Kesetaraan, Ini Isu Disabilitas di Mata Capres-Cawapres 2019