Film terbaru karya Todd Philips, Joker baru saja menggelar pemutaran perdana film Sabtu 28 September lalu di TCL Theatre Hollywood. Dalam pemutarannya, rumah produksi Warner Bros Entertainment tidak mengizinkan akses bagi para jurnalis cetak maupun televisi untuk menghadiri acara tersebut.

Anehnya, hanya fotografer saja yang diizinkan untuk menghadiri acara di karpet merah ini. Hal ini diungkapkan karena pihak rumah produksi membatasi akses wawancara setelah kritik media mengenai unsur kekerasan serta karakter utama dalam film.

Warner Bros Gelar Gala Premier Film Joker, Ini Kejanggalannya Comingsoon.net

“Karena banyak sekali kontroversial dalam film ini, kami rasa sudah waktunya bagi orang untuk menonton film tanpa wawancara,” jelas salah satu perwakilan dari pihak Warner Bros.

Warner Bros Gelar Gala Premier Film Joker, Ini Kejanggalannya Dailymail.co.uk

Dalam acara tersebut, fotografer diizinkan untuk mengambil gambar dari aktor dan aktris di karpet merah, yang diantaranya Joaquin Phoenix, sutradara Todd Philips, dan sejumlah bintang pendukung lain seperti Zazie Beetz dan Frances Conroy. Tidak hanya itu, beberapa bioskop juga dijaga ketat oleh pihak kepolisian demi meningkatkan keamanan saat penanyangan film tersebut.

Hal ini dilakukan karena adanya kekhawatiran dari penayangan film Joker saat debut di Festival Film Venesia dimana banyak orang gelisah terhadap pembunuhan massa. Selain itu, sempat terjadi tragedi pada 20 Juli 2012 ketika James Holmes menyerbu salah satu teater di Aurora, Coloradi dan menembaki penonton dengan gas air mata hingga menimbulkan 12 orang tewas, 70 lainnya terluka, hingga 58 di antaranya terkena tembakan.

Baca Juga: Gabung Lagi dengan Marvel, Jadwal Film Spider-Man Terbaru Diumumkan