"Jepang itu negara mahal. Makan mahal. Transportasi mahal." Komentar-komentar macam itulah yang seringkali mampir ke telinga kita ketika mengatakan ingin pergi liburan ke Jepang. Apa kamu mempercayainya, Bela? Mahal itu relatif. Agar kamu tak pesimis dengan mimpimu untuk pergi ke Jepang, cari tahu dulu yuk, berapa sih kira-kira uang yang harus kamu kantongi untuk pergi ke sana?

Hal pertama yang harus kamu cari adalah tiket pesawat

 
Tentu saja kamu tidak dapat pergi ke manapun tanpa 'benda' yang satu ini. Carilah tiket pesawat yang paling murah, kalau bisa belilah ketika maskapai sedang mengadakan promo. Biasanya kalau promo kamu bisa mendapatkan tiket pesawat hingga Rp 3,200,000 pulang pergi, dan biasanya kamu harus membeli untuk keberangkatan setahun lagi. Kalau penerbangan low cost tanpa promo, kamu bisa mendapat harga sekitar Rp 5,600,000 pulang pergi. Tak terlalu mahal, kan?

Tiket promo : Rp 3,200,000 PP

Tanpa promo : Rp 5,600,000 PP

Selanjutnya, jangan lupa urus visa

 
Tenang saja, biaya pengurusan visa ke Jepang lebih murah kok dibanding visa kalau kamu pergi ke Korea. Biaya mengurus visa ke Jepang hanya sekitar Rp 330,000 saja. Pastikan paspormu tidak kadaluwarsa ya.

Visa : Rp 330,000

Untuk akomodasi, pilih ala backpacker yang murah meriah saja

 
Di Tokyo, kamu akan sangat mudah menjumpai hotel berbintang dengan tarif berkisar antara Rp 1,500,000 hingga Rp 3,000,000 per malamnya. Tapi supaya kamu menghemat pengeluaran, pilih hotel bintang 1 atau 2 saja dengan tarif Rp 300,000 sampai Rp 400,000 per malam. Kalau kamu mau ke Osaka, tarifnya bisa lebih murah dibanding di Tokyo. Homestay atau guest house bisa kamu dapatkan seharga Rp 200,000 per malam lho.

Biaya menginap : Rp 300,000 per malam.

Anggarkan juga biaya transportasi dalam dan luar kota

 
Bersyukurlah karena Jepang merupakan salah satu negara dengan sistem transportasi terbaik di dunia. Kamu memang bisa pergi ke manapun dengan transportasi umum, tapi sedihnya biayanya relatif mahal. Kamu bisa berkeliling Jepang dengan Japan Railway Pass (JR Pass) kok. Sebelum berangkat ke Jepang, kamu bisa membeli kartu ini di Indonesia. Di sana nanti, kamu bisa menggunakannya untuk menaiki sebagian besar kereta yang ada di Jepang. Harganya bervariasi, sesuai dengan kadaluwarsanya. JR Pass dengan waktu tujuh hari dihargai senilai Rp 3,260,000.

Tiket / kartu JR Pass : Rp 3,260,000 selama 7 hari.

Biaya makan di Jepang sejatinya juga cukup normal kok

 
Kamu bisa mendapatkan onigiri di Jepang dengan harga Rp 11,000 per buahnya. Sementara bento dijual dengan harga mulai dari Rp 35,000 per paketnya. Kamu hanya perlu memanaskan di microwave yang tersedia di penginapan dan kamu bisa menikmatinya ketika sudah lapar. Kalau kamu ingin menyantap ramen, harga semangkuk di kedai kaki lima sekitar Rp 100,000.

Anggaran makan : Rp 100,000 per porsi untuk sekali makan.

Terakhir, kamu harus punya anggaran khusus untuk pergi ke tempat wisata dong

 
Supaya kamu bisa hemat, usahakan pergi ke tempat wisata yang tidak dipungut biaya tiket masuk. Seperti beberapa kuil yang ada di Jepang misalnya. Tapi, kalau kamu memang ingin bermain di Tokyo Disneyland dan Disneysea, siapkan uang sekitar Rp 900,000 untuk membeli 1 day pass ticket. Kalau kamu ke Osaka dan ingin berkunjung ke Universal Studios Japan, tiketnya senilai Rp 865,000.

Anggaran wisata : Rp 2,500,000 – 3,000,000

Sudah siap berlibur ke Jepang, Bela? Kalau masih ada anggaran, jangan lupa beli oleh-oleh untuk keluarga di rumah ya!


BACA JUGA : Kalau Jadi Turis di Jepang, Pokoknya Hindari 7 Hal ini Ya!