Tahun ini banyak tren kecantikan yang menarik untuk dicoba, salah satunya adalah skin cycling. Skin cycling adalah rutinitas perawatan kulit yang dilakukan selama empat malam berturut-turut. 

Meskipun tren ini baru populer, teknik penerapannya tidak sulit, kok, Bela. Kuncinya terletak pada produk-produk perawatan kulit yang akan kamu aplikasikan selama empat malam itu.

Lalu, apa saja produk-produk yang dibutuhkan? Bagaimana cara menerapkannya? Apa manfaat dan efek sampingnya untuk kulit? Temukan jawaban seputar skin cycling di bawah ini!

1. Produk yang dibutuhkan

Serba-serbi Skin Cycling yang Patut Kamu Ketahuimedicinetnet.com

Berbeda dengan rutinitas perawatan kulit biasa, kamu membutuhkan produk-produk tertentu apabila ingin menerapkan skin cycling ini. Lalu, apa saja yang perlu kamu persiapkan?

Pertama, kamu membutuhkan eksfoliator, kemudian retinoid, dan terakhir adalah pelembap. Sebagai catatan, alih-alih menggunakan physical exfoliator, kamu bisa menggunakan chemical exfoliator, sebab eksfoliator tersebut cenderung minim iritasi pada kulit.

2. Tata cara menerapkan skin cycling

Serba-serbi Skin Cycling yang Patut Kamu KetahuiShutterstock/Look Studio

Seperti yang sudah kamu ketahui bahwa dibutuhkan empat malam untuk menerapkan teknik yang satu ini. Di malam pertama penerapan skin cycling, kamu akan mengeksfoliasi kulit dengan chemical exfoliator.

Di malam selanjutnya, kamu bisa mengaplikasikan retinol pada wajah, karena retinol merupakan produk yang mengandung bahan aktif, agar kulit tidak iritasi aplikasikan retinol secukupnya saja.

Setelah menggunakan produk yang mengandung bahan aktif selama dua malam berturut-turut, saatnya memulihkan kulit dengan mengaplikasikan pelembap. Kamu bisa lakukan ini di malam ketiga dan keempat. 

3. Manfaat skin cycling

Serba-serbi Skin Cycling yang Patut Kamu Ketahuifreepik.com/benzoix

Skin cycling ini bertujuan mengembalikan kesehatan kulit, terutama bagi mereka yang mulai beranjak dewasa. 

Ketika kamu rutin menerapkan skin cycling, maka kulit akan terasa lebih lembap dan lembut, kemudian kulit juga bebas dari tanda-tanda penuaan seperti garis halus, dan hiperpigmentasi.

4. Efek samping skin cycling

Serba-serbi Skin Cycling yang Patut Kamu KetahuiDok. internet

Tidak hanya menarik untuk dicoba, skin cycling juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Namun, karena penerapan skin cycling ini melibatkan produk yang mengandung bahan aktif, maka kulit yang cenderung sensitif dengan kandungan aktif bisa bereaksi.

Mengutip dari Everyday Health, untuk meminimalisir efek samping yang ditimbulkan oleh bahan aktif pada produk yang kamu gunakan, sebaiknya aplikasikan pelembap terlebih dahulu.

5. Aman diterapkan untuk pemilik kulit sensitif

Serba-serbi Skin Cycling yang Patut Kamu Ketahuifreepik.com/stockking

Siapa saja bisa menerapkan teknik skin cycling ini, termasuk mereka yang memiliki kulit sensitif. Namun, apabila kamu dihadapkan dengan kondisi kulit seperti rosacea dan jerawat, konsultasikan dengan dokter kulit terlebih dahulu.