Kurang dari satu bulan lagi, BeautyFest Asia by Popbela.com akan kembali hadir di Kota Kasablanka. Sebagai salah satu rangkaian acara, BeautyFest Asia by Popbela.com menghadirkan Popbela Beauty Awards yang dibuka untuk semua merek kecantikan dan kosmetik di Indonesia. 

Proses penjurian akan melewati tiga fase, pertama yakni proses registrasi, dilanjut dengan proses penjurian, terakhir proses pengambilan suara. Menjadi salah satu juri, Filisya Thunggawan selaku Editor in Chief Cosmopolitan Indonesia turut memberikan pandangannya terhadap beauty standards yang ada, self love, hingga kesannya terhadap kampanye #IAmReal. Penasaran bagaimana komentarnya?

Beauty standard kini tidak lagi relevan

Beauty Standard Tak Lagi Relevan? Ini Kata Filisya ThunggawanDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Saat ditanya mengenai beauty standard yang ada, Filisya menjelaskan jika beauty standard di setiap era ada. Untuk saat ini, di saat maraknya penggunaan media sosial, beauty standar sudah mengarah menjadi sesuatu yang tidak lagi relevan.

Dirinya mengungkapkan ketidaksetujuannya terkait beauty standar, “Nggak setuju, karena sudah pasti ada banyak banget (terutama fisik) banyak banget perbedaan. Jadi kalau mau distandarin kayaknya ya itu, balik udah nggak relevan,” ungkapnya.

Selalu ada fase insecure

Beauty Standard Tak Lagi Relevan? Ini Kata Filisya ThunggawanDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Meski tampaknya beauty standard sudah tak lagi relevan di masa kini, tidak dapat dipungkiri jika ada masa-masa saat perasaan insecure itu datang. Entah saat sedang berjerawat, ada bekas luka di tempat-tempat tertentu, atau merasa orang lain lebih baik sehingga membuat kita menjadi kurang percaya diri.

Keadaan di mana kita sedang merasa insecure atau kurang percaya diri menurut Filisya akan selalu ada. “Akan selalu ada momentnya, cuma balik gimana ke masing-masing find the way untuk ngatasin itu. Soalnya, di umur berapapun dan di kondisi apapun kayaknya mudah menyerang ya insecurity itu,” tuturnya. 

Sedikit tips dari Filisya yaitu untuk mengakui ke diri sendiri saat sedang merasa insecure. Namun, jangan sampai perasaan tersebut kita tenggelam dan terpuruk terlalu lama. Yuk, temukan jalan untuk mengatasi rasa insecure versi dirimu sendiri!

Kampanye “I am Real”

Beauty Standard Tak Lagi Relevan? Ini Kata Filisya ThunggawanDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Menurut Filisya, kampanye I Am Real—ajakan untuk orang-orang agar lebih mencintai dirinya sendiri—menarik, sebab di saat beauty standard sudah tidak lagi relevan, orang-orang dapat dengan bebas mengekspresikan dirinya masing-masing. 

Ia juga memberikan sedikit pesan untuk orang-orang yang masih belum atau sulit mencintai dirinya sendiri. Baginya, mencintai diri sendiri tidak harus melulu lewat hal-hal besar, sesederhana menikmati kopi juga bisa menjadi bentuk cinta kepada diri sendiri. 

“Itu sesuatu yang emang wajib (mencintai diri sendiri), tapi mungkin tingkat self love itu bisa beda-beda tiap orang. Ada yang ngerasa itu mudah, itu sulit, tapi kan standarnya kan beda-beda. Mungkin ada yang sesimpel ngopi, hal-hal kecil aja bisa jadi self love. Jadi mungkin lebih ke find your own ways buat bentuk self love-nya,” tuturnya. 

Nantikan keseruan BeautyFest Asia 2022 by Popbela.com pada 14-16 Oktober 2022 di Kota Kasablanka. Biar makin ramai, jangan lupa ajak bestie kamu untuk datang, ya!

Baca Juga: Pesan Rachel Amanda Tentang Beauty Standard & Inklusivitas

Baca Juga: Cerita Dini Ardi Wardini Bangun Beauty Industry Indonesia Lewat PTI

Baca Juga: Popbela Beauty Awards Kembali Hadir Di Rangkaian BeautyFest Asia 2022