Kanker payudara adalah terbentuknya sel kanker di jaringan payudara. Kanker payudara terbentuk ketika sel-sel didalam payudara tumbuh secara berantakan atau nggak terkendali. Itulah mengapa sebaiknya ketika di usia remaja pun kita sudah bisa waspada terhadap pertumbuhan kanker payudara. Dan hal yang nggak banyak orang tahu adalah kanker payudara nggak hanya tumbuh pada perempuan tapi juga bisa timbul pada laki-laki.

Gejala-gejala dari kanker payudara yaitu tumbuhnya benjolan, warna dan tekstur kulit di bagian payudara berubah, dan keluar darah dari puting payudara. Jika kamu mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera menghubungi dokter. 

Kanker payudara sulit terdeteksi di fase awal dan baru akan terlihat ketika terasa ada benjolan di daerah payudara. Lalu seperti apa tahapan penyebaran kanker payudara setelah terdapat benjolan? Ada lima tahap penyebaran kanker payudara.

Yuk, Kenali Ciri-ciri Kanker Payudara Dan Cara Penyebarannya!marieclaire.co.uk

1. Tahap Nol

Pada tahap nol, ada dua jenis kanker payudara stadium 0. Yang pertama kanker ditemukan di dalam lapisan saluran susu tetapi belum menyebar ke jaringan payudara lainnya atau ada istilah In ductal carcinoma in situ (DCIS). Istilah lainnya yaitu lobular carcinoma in situ (LCIS) ini menggambarkan sel-sel abnormal yang sudah terbentuk di lobulus payudara. Pada stadium ini, kanker payudara sangat mungkin untuk bisa diobati.

2. Tahap Satu

Tahap satu dibagi menjadi bentuk 1A dan 1B. Pada stadium 1A, kanker tersebut berbentuk lebih kecil dari dua sentimeter (cm). Belum tersebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Lalu pada tahap 1B, mungkin tumor di payudaramu bisa jadi masih belum terdeteksi tetapi kelenjar getah bening mungkin mempunyai kelompok kecil sel kanker. Pengelompokan ini berukuran antara 0,2 dan 2 milimeter (mm). Sama seperti stadium nol, kanker payudara stadium 1 sangat bisa diobati.

Yuk, Kenali Ciri-ciri Kanker Payudara Dan Cara Penyebarannya!bu.edu

3. Tahap Dua

Sama dengan tahap satu, tahap ini juga dibagi menjadi 2A dan 2B. Pada stadium 2A kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening. Lalu kemungkinan kedua ada tumor yang mungkin berukuran kurang dari 2 cm dan juga mengenai kelenjar getah bening. Atau tumor yang berukuran antara 2 dan 5 cm tapi nggak mengenai kelenjar getah bening kamu.

Pada stadium 2B, ukuran tumor lebih besar. Kamu kemungkinan didiagnosis 2B jika tumor tersebut tumbuh antara 2 sampai 5 cm dan menyebar sedikit ke kelenjar getah bening atau kemungkinan lain tumor tersebut lebih besar dari 5 cm dan nggak menyebar ke kelenjar getah bening. Pada tahap ini sebaiknya pengobatan yang kamu jalani harus lebih memadai dengan penanganan khusus dibanding tahap-tahap sebelumnya. Namun, prospeknya bisa dikatakan masih bagus di tahap dua ini.

4. Tahap Tiga

Tahap ini dibagi menjadi himpunan bagian 3A, 3B, dan 3C. Pada stadium 3A, tumor tersebut mungkin lebih kecil dari 2 cm, tapi ada sekitar 4 sampai 9 kelenjar getah bening yang terkena. Ukuran tumor pada tahap ini mungkin lebih besar dari 5 cm dan penyebaran lebih lebar di kelenjar getah bening kamu seperti penyebaran ke kelenjar getah bening di ketiak dan tulang dada.

Pada stadium 3B, tumor ini bisa berukuran berapa saja. Pada titik ini, terjadi penyebaran ke tulang dada atau kulit kamu dan memengaruhi hingga sembilan kelenjar getah bening. Lalu pada stadium 3C, kanker mungkin telah menyebar ke lebih dari 10 kelenjar getah bening meski nggak ada tumor. Kelenjar getah bening yang terkena mungkin berada di dekat tulang selangka, ketiak, atau tulang dada.

5. Tahap Empat

Pada stadium 4, kanker payudara telah bermetastasis atau dengan kata lain itu telah menyebar ke bagian tubuh yang lain yaitu otak, paru-paru, tulang, dan hati. Berbagai perawatan pasti akan diberikan oleh dokter meski stadium kanker ini suka yang tertinggi.

Demi mencegah penyebaran kanker payudara sebaiknya kamu melakukan penanganan sejak remaja. Kamu bisa memeriksa nya sendiri dengan memastikan apakah ada benjolan di sekitar payudara kamu. Lalu jika mengalami salah satu dari gejala diatas sebaiknya segera melapor pada dokter untuk mendapatkan penanganan tindak lanjut.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Perempuan