Pernah dengar tentang manfaat dari pelukan? Ternyata banyak penelitian yang telah mengungkapkan dampak positif berpelukan, mulai dari meringankan rasa sakit, menurunkan tekanan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko gangguan jantung. Nah, kabarnya nih ada juga penelitian yang menunjukkan kalau pelukan mampu mengatasi depresi, benar nggak ya? Cari tahu di sini yuk!

1. Hormon cinta jadi obat depresi

Pelukan Bisa Menyembuhkan Depresi? Cari Tahu Faktanya di Sini!Pinterest.com/Vogue UK
 
Dilansir dari Elite Daily, saat berpelukan, otak merilis hormon bernama oksitosin, yang juga terkenal dengan nama 'hormon cinta'. Hormon ini diyakini efektif untuk mengobati depresi karena memicu perilaku empati. Menurut para ilmuwan di UC San Diego School of Medicine, ini dapat membantu melawan keinginan yang dialami penderita depresi untuk mengisolasi dirinya dari banyak orang.

2. Berpelukan dapat menurunkan kadar hormon kortisol

Pelukan Bisa Menyembuhkan Depresi? Cari Tahu Faktanya di Sini!Visualoptimism.com/Harper's Bazaar China
 
Berpelukan rupanya juga dapat menurunkan level hormon kortisol. Hormon ini adalah hormon yang seringkali membuat kita merasa stres atau cemas. 

3. Berpelukan memicu hormon dopamin

Pelukan Bisa Menyembuhkan Depresi? Cari Tahu Faktanya di Sini!MrKuro.com
 
Tak hanya hormon cinta, berpelukan juga dapat memicu tubuh menghasilkan hormon dopamin. Hormon ini berpengaruh pada rasa menyenangkan atau percaya diri.

Para ilmuwan nggak secara langsung mengatakan kalau berpelukan dapat menyembuhkan depresi. Mereka cukup optimis dengan manfaat dari hormon oksitosin ini. Pada dasarnya, kontak fisik ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi gejala depresi. "Berpelukan meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan," ujar Elizabeth Lombardo, psikolog, terapis fisik, dan penulis buku best seller A Happy You: Your Ultimate Prescription for Happiness.

Yuk, mulai sering berpelukan dengan pasangan dan keluarga terkasih.

 

BACA JUGA: Cukup 20 Detik, Kamu Bisa Rasakan 4 Manfaat Pelukan Ini