Selain parfum, banyak orang yang menggunakan deodoran untuk mencegah dan mengatasi bau badan serta mengontrol produksi keringat pada ketiak. Jenis deodoran yang tersedia pun sudah beragam, mulai dari stik, roll-on, dan spray. Pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya. Jika kamu termasuk orang yang tidak bisa lepas dari deodoran, simak fakta mengenai deodoran berikut ini, ya!

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Nyatanya, tidak semua orang butuh menggunakan deodoran. Lalu bagaimana cara mengetahui apakah kita butuh deodoran atau tidak? Kotoran telingamu bisa jadi indikatornya. Jika kotoran telinga terihat gelap dan lengket, artinya kamu butuh deodoran. Tapi, jika putih dan kering, tadanya kamu tidak terlalu membutuhkan deodoran. Kotoran telinga yang kering terjadi karena hilangnya bahan kimia pada ketiak yang disebabkan oleh bakteri oleh bakteri penyebab bau. Artinya, ketiakmu tidak akan membuat bau yang tidak sedap. 

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Bela, jangan pernah salahkan keringatmu ketika badanmu bau. Yang menjadi penyebab badanmu bau adalah bakteri yang tercampur dengan keringat. Saat tubuh mengeluarkan keringat, sama sekali tidak mengeluarkan bau loh. Di sinilah peran deodoran yang mengandung anti bakteri untuk mencegah dan mengontrol bau badan. 

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Saat menggunakan suatu produk, kamu harus tahu cara kerjanya pada tubuhmu. Deodoran hanya dapat mengurangi mengurangi keringat sebesar 20 persen. Sementara itu, deodoran dengan “kekuatan ekstra” dapat mengurangi keringat hingga 30 persen. Ini karena eodoran tidak didesain untuk menghentikan produksi keringat pada ketiak. 

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Walaupun pada kenyataannya deodoran dibedakan untuk pria dan wanita, namun sebenarnya kandungan pada kedua jenis deodoran itu sama saja. Perbedaan dasar dari keduanya terletak hanya pada aroma dan kemasannya saja. Jadi tidak ada salahnya jika perempuan menggunakan deodoran laki-laki, dan sebaliknya. Selama mereka masih nyaman dengan aroma deodoran tersebut. 

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Malam hari adalah waktu terbaik untuk menggunakan deodoran. Saat tidur di malam hari, deodoran dapat berkerja lebih efektif karena tidak akan tersumbat oleh keringat. Selain itu, waktu yang digunakan deodoran untuk dapat bekerja pun bisa lebih lama. 

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Sama seperti obat, deodoran yang sama digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu bisa menjadi kebal terhadap tubuh. Agar setiap deodoranmu dapat bekerja maksimal dan efektif, coba ganti deodoranmu secara berkala minimal setiap 6 bulan atau lebih.

7 Fakta Mengenai Deodoran yang Perlu Kamu Tahu

Kandungan alkohol yang terdapat pada deodoran dan hand sanitizer memiliki fungsi yang sama, yaitu membunuh bakteri. Khusus pada ketiak, alkohol berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap. Alkohol pada deodoran dan hand sanitizer sama-sama cepat mengering, sehingga pada ketiak pun tidak akan membuat ketiak menjadi basah. Dalam keadaan darurat, sesekali kamu bisa mengganti deodoranmu dengan hand sanitizer. Jika terlalu sering, ketiakmu bisa jadi kering bahkan terparahnya menjadi iritasi. 

Semoga bermanfaat ya, Bela!

 

 

Penulis: Filza Intan Mariezka

BACA JUGA: Inilah Alasan Pakai Deodoran Lebih Efektif Di Malam Hari​