Bela, pernahkah kamu merasakan sakit luar biasa dan berdenyut di satu area kepala? Rasa sakit di satu area kepala ini biasa disebut sebagai migrain dan bisa berlangsung selama berjam-jam atau bahkan beberapa hari. 

Menurut Institute of Neurological Disorders and Stroke, migrain juga bisa muncul disertai rasa mual, muntah, sampai meningkatnya kepekaan tubuh pada cahaya dan suara. Sehingga nggak sedikit orang yang merasa sangat terganggu ketika migrain menyerang.

Well, kondisi migrain ini bisa muncul secara tiba-tiba alias tidak dapat diprediksi lho. Nggak terkecuali saat kamu sedang berilbur atau justru sedang berada di tengah sibuknya pekerjaan. 

Kalau kamu sering mengalami migrain, tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menghindarinya datang menyerangmu lagi. Nggak perlu obat-obatan kok, cukup dengan cara alami seperti di bawah ini! 

1. Membuat catatan khusus

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah Migrainpexels.com/Karolina Grabowska

Hingga saat ini, para peneliti belum bisa memastikan penyebab pasti dari migrain. Namun faktor genetik, gaya hidup atau lingkungan dianggap menjadi pemicu migrain. Untuk itu, bila kamu sering mengalami migrain, buatlah catatan khusus yang berisi durasi migrain, kapan migrain muncul serta caramu meredakannya. Nantinya, catatan ini bisa membantumu memetakan penyebab migrain. 

2. Pastikan tidur cukup

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah MigrainShutterstock/LightField Studios

Perubahan siklus tidur hingga durasi tidur juga bisa memicu terjadinya migrain. Gaya hidup seperti tidur terlalu banyak, kurang tidur atau sering begadang dapat membuat migrain muncul dengan mudah. Sehingga penting untuk kamu memiiliki jam tidur yang pas. Hindari juga menonton televisi, mengakses smartphone atau mengerjakan pekerjaan di atas tempat tidur. Hal tersebut dapat mengurangi kualitas tidurmu lho. 

3. Hindari suara bising dan cahaya terang

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah Migrainpexels.com/id-id/@vanyaoboleninov

Ketika migrain menyerang, biasanya tubuh akan lebih sensitif pada suara bising serta cahaya yang terang. Untuk itu, cobalah beristirahat di ruangan yang tenang dan gelap. Kondisi ini dapat membantu meredakan rasa sakit ketika migrain mulai muncul.

4. Makan makanan sehat

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah MigrainShutterstock/RossHelen

Dilansir dari Everydayhealth, Meredith Barad, MD, profesor klinis anestesiologi dan pengobatan nyeri di Universitas Stanford, merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayur, protein dan buah saat kamu merasa lapar. Kamu juga perlu memiliki waktu makan yang konsisten setiap harinya karena telat makan juga bisa memicu migrain. 

5. Olahraga rutin dan konsisten

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah MigrainPexels.com/Karolina Grabowska

Membiasakan diri untuk olahraga dengan konsisten memang nggak akan mudah, tapi cara ini penting banget untuk menjaga kesehatan tubuhmu, Bela. Ketika melakuan aktivitas fisik, tubuh dapat melepaskan senyawa kimia yang menghalangi sinyal rasa sakit ke otak. Senyawa tersebut juga membantu meredakan kecemasan dan depresi yang biasanya memperburuk kondisi migrain. 

6. Hindari makanan pemicu migrain

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah MigrainPexels.com/Matan Segev

Faktanya, makanan dan minuman tertentu dapat memicu sakit kepala migrain lho, sehingga kamu perlu mengurangi konsumsinya. Coklat, alkohol, wine, berbagai daging olahan, keju, dan makanan dengan zat pemanis diketahui dapat memicu migrain. Bila kamu belum bisa menghindarinya secara total, coba deh untuk kurangi porsi asupannya. 

7. Kelola stres

Sederhana, Ini 7 Cara yang Bantu  Mencegah MigrainPexels.com / Andrea Piacquadio

Stres dan migrain seringkali terjadi bersamaan. Tetapi kondisi stres seringkali tidak bisa dihindari. Untuk itu penting bagi kamu mengetahui cara mengelola stres dengan baik.Kamu bisa memulainya dari hal sederhana seperti mengelola waktu dengan baik, beristirahat dengan cukup, dan berpikir positif. 

Itu tadi beberapa cara untuk terhindar dari migrain. Tetapi bila kamu mengalami migrain parah yang berulang terus-menerus, sebaiknya kamu melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat sesuai kondisi kesehatanmu.