Memiliki rambut kemaluan merupakan hal wajar yang dialami seseorang saat melewati masa pubertas. Tumbuhnya rambut pada beberapa bagian tubuh sangat berfungsi untuk menjaga kesehatan pada area tersebut. Adanya rambut yang tumbuh pada bagian tubuh seringkali jarang diperhatikan karena tempatnya yang tersembunyi. Dilansir dari Health, berikut ini fakta unik yang harus kamu ketahui tentang rambut kemaluan.

5 Hal yang Belum Kamu Tahu tentang Rambut Kemaluan

15% remaja perempuan merasakan bahwa hal yang pertama kali mereka dapatkan saat pubertas adalah tumbuhnya rambut kemaluan. Tapi bukan berarti tumbuhnya rambut kemaluan bisa berbarengan dengan teman seumuranmu. Semua orang akan mengalami pertumbuhan sesuai dengan waktunya.

5 Hal yang Belum Kamu Tahu tentang Rambut Kemaluan

Saat pubertas, tubuh akan memproduksi hormon androgen, salah satu bagian dari hormon testosteron. Pada saat yang sama, folikel rambut yang ada di daerah selangkangan menjadi sensitif dengan hormon androgen tersebut. Maka dari itu nggak heran, kalau di area itu akan lebih gelap dan punya rambut yang lebih tebal dari rambut pada area tubuh lainnya.

5 Hal yang Belum Kamu Tahu tentang Rambut Kemaluan

Pertumbuhan ini dikenal sebagai proses tanner. Mayoritas perempuan akan membutuhkan 4-5 tahun untuk mendapatkan tahapan ini. Rambut akan mulai bertambah jumlahnya terutama paa paha bagian dalam sampai pada usia 20-an.

5 Hal yang Belum Kamu Tahu tentang Rambut Kemaluan

Pertama, rambut kemaluan bisa mengurangi bau tak sedap pada area kelamin. Saat berkeringat, bagian selangkangan akan dipenuhi keringat sehingga mengeluarkan zat kimia yang disebut feromon. Dr. Twogood, seorang dokter kulit dan kelamin juga menjelaskan bahwa rambut kemaluan memiliki aroma yang unik sehingga bisa merangsang pasangan dan mencegah lecet saat berhubungan seks.

5 Hal yang Belum Kamu Tahu tentang Rambut Kemaluan

Sebagai salah satu dari bagian mamalia, tentunya kita memiliki rambut untuk bisa melindungi bagian tubuh dari suhu yang dingin. Kita akan bisa menjaga suhu normal tubuh dengan adanya rambut pada area tubuh yang ditumbuhi oleh rambut.

Baca Juga: 7 Makanan Ini untuk Organ Intim yang Lebih Sehat